Ini Aksi Perubahan yang Dilakukan Bapelitbangda untuk Mudahkan Penyusunan Dokumen Perencanaan di Takalar

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Sulselberita

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Takalar –  Optimalisasi Asitensi Perencanaan Bappelitbangda (OASIS PRIMA) inovasi aksi perubahan dalam upaya memberikan pelayanan prima kepada masyarakat di kabupaten Takalar resmi dilaunching di Baruga I Mandinori, Kantor Bupati Takalar, Rabu (4/10/2023).

OASIS Prima yang merupakan project aksi perubahan dari Kabid Perencanaan Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah Hj. Herlina sekaligus sebagai reformer yang memberikan pelayanan berupa adanya ruang coaching clinic di Bappelitbangda dan terbentuknya tim satgas perencanaan di 38 OPD.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

“Dengan oasis prima ini membantu memudahkan penyusunan dan melengkapi dokumen perencanaan yang dibutuhkan, yang tersusun secara sistematis, terkontrol, dan update dalam penyiapan data yang dibutuhkan dan penyediaan dokumen yang tepat waktu,” Jelas Hj. Herlina selaku reformer.

Olehnya itu, Kata Hj. Herlina, pemerintah daerah memiliki tugas dan fungsi untuk melakukan singkronisasi segala bentuk produk kebijakan pembangunan sebelum diteruskan dan diadopsi /adaptasi dalam pelaksanaan inovasi tersebut.

Sementara itu, Kepala Bappelitbangda Takalar Rahmansyah L berharap aksi perubahan OASIS PRIMA dapat menjadi program /inovasi untuk OPD dan menyayangkan jika aksi perubahan /inovasi yang dilakukan peserta hanya akan menjadi kertas yag menumpuk dan tidak digunakan.

“Saya sangat berharap inovasi ini diterapkan di OPD apalagi bisa menciptakan efesien anggaran, dan meningkatkan kinerja. Kami mengapresiasi atas aksi perubahan yang dilakukan reformer, bahwa inovasi yang dilakukan oleh peserta PKA memiliki poin yang layak untuk dikembangkan menjadi implementasi program pemerintah daerah,” Jelasnya.

Pos terkait