Tekan inflasi, institut Teknologi Pertanian Bangun kolaborasi Bentuk Kawasan Pertanian Terpadu

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Takalar – Institut Teknologi Pertanian (ITP) berencana membangun kawasan pertanian terpadu yang hasilnya akan dinikmati oleh masyarakat. Selain itu, untuk mensubsidi dana pendidikan mahasiswa ITP.

Saat ini, jumlah mahasiswa ITP mencapai 500 orang, dengan pola pembiayaan sharing, yaitu beasiswa yayasan dan sumbangan pendidikan dari desa.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Untuk mewujudkan rencana tersebut, ITP berusaha membangun kolaborasi antara ITP dengan pemerintah daerah dan Kementrian, serta masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani. Masyarakat akan diajak mengembangkan tanaman pangan lainnya dan ternak yang hasilnya dapat berupa bahan pangan, ternak, pupuk organik dan hasil sampingan lainnya.

“Hari ini kami meninjau salah satu lokasi yang akan dijadikan kawasan pertanian terpadu, kami menunggu hasil kajian. Selain menguntungkan masyarakat, kawasan ini akan dijadikan sebagai tempat praktek mahasiswa dan hasilnya akan mensubsidi biaya pendidikan mahasiswa,” urai Nurkaslim, yang ditunjuk sebagai Projek Manager Kawasan Pertanian Terpadu ITP. Selasa, 24/01/2023.

Pada saatnya nanti, ITP akan beraudiensi dengan Penjabat Bupati Takalar dan bupati kabupaten lainnya, untuk mengembangkan kawasan pertanian terpadu yang direncanakan akan didirikan di beberapa kabupaten.

Pos terkait