Jangkar Apresiasi Pemda Takalar Terkait Seleksi Calon Direksi PDAM Takalar Periode 2022-2027

140

SULSELBERITA.COM. Takalar/ Pemerintah Kabupaten Takalar melalui keputusan Bupati selaku komisaris melakukan kebijakan kongkrit dengan di laksanakannya seleksi calon Direksi Perumda Air Minum Tirta Panrannuangku Kabupaten Takalar yang selama ini lowong. Dimana diketahui tahapan seleksi pencalonan Direksi yang bergulir sejak tanggal 14 desember hingga hari memasuki tahapan tes Uji Kelayakan Kompetensi (UKK) yang dilaksanakan dikampus STIMIK Kharisma, walaupun sempat molor sehari dari jadwal yang di tentukan karena padatnya kegiatan dipemda Takalar namun tahapan kegiatan tersebut tetap berjalan, Minggu (18/12/22).

Ditempat terpisah, Sahabuddin Alle selaku ketua LSM. Jaringan Penggiat Anti Korupsi dan Kriminal (JANGKAR) saat di konfirmasi langsung di salah satu warkop di Takalar mengatakan bahwa, “proses seleksi pencalonan ini merupakan langkah maju dan merupakan keputusan bijak yang yang harus serta wajib dilakukan demi keberlanjutan Perumda Air Minum Tirta Panrannuangku sebagai perusahaan pengelola air minum kebanggaan masyarakat Takalar, dan saya menilai masih banyak kendala teknis dan non teknis yang harus dibenahi dan ini merupakan tanggungjawab Direksi terpilih nantinya”. Pungkas, Sahabuddin Alle

Advertisement

Menurut Sahabuddin Alle, “Saya sangat berharap proses seleksi calon Direksi ini dapat berjalan sesuai rencana tanpa adanya titipan atau penyalahgunaan kewenangan dalam proses ditiap tahapan seleksi pencalonan, sehinggga menghasillkan Direksi yang tidak hanya profesional sebagi managerial roles namun juga sebagai managerial operasional dan skill sehingga nantinya benar-benar paham akan tupoksinya dalam memajukan perusahaan. Banyak kendala yang ada di internal PDAM yang harus dibenahi utamanya kapasitas produksi dan distribusi yang belum maksimal karena minimnya sumber air baku,sehingga berdampak banyaknya calon pelanggan yang antri hingga saat ini yang hanya mampu melayani 18.927 sambungan aktif atau cakupan pelayanan hanya 27,7% jiwa dari masyarakat Takalar, belum lagi overhead pegawai yang berdampak overhead cost pembayaran yang tidak seimbang dengan kapasitas produksi dan layanan. Semoga proses tahapan seleksi calon Direksi ini berjalan lancar sehingga Direksi baru nanti dapat mengambil langkah strategis demi kemajuan perusahaan”. Tutupnya. (FS)