Kabid Lingkungan Hidup, Ungkap Pabrik Cor Beton dilingkungan Kammi tak Pernah Urus Izin Lingkungan

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Sulselberita

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Takalar – Aktifitas pabrik pengelola cor beton yang bertempat dilingkungan kammi kelurahan Pappa kecamatan Pattallassang kabupaten Takalar belakangan ini menjadi sorotan publik.

Bagaimana tidak, selain telah menyebabkan beberapa pengendara jatuh akibat jalan yang licin pasca disirim atau terkena air  hujan, juga dittuding menyebakan terjadinya polusi udara yang bersumber dari debu dan semen dari pabrik tersebut.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Salah seorang warga sekitar lokasi  inisia H, mengaku kepada kepada awak media ini bahea beberapa orang pengendara pernahvterjatuh akibat jalan menjadi licin.

” Sudah beberapami pengendara yang jatuh kasian karena jalan jadi licin kalau terkena air, termasuk temanku yang membonceng anaknya, untung tidak apa apaji” Ungkap H. Sabtu, (13/8/2022).

Yang lebih parahnya lagi, terjadi pabrik cor tersebut sama sekali tidak mengantongi izin lingkungan dari dinas terkait (Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kab.Takalar).

Hal tersebut terungkap saat awak media ini melakukan konfirmasi ke pihak kepala bidang lingkungan Hidup.

“Sampai saat ini, pihak pabrik tersebut sama sekali tidak pernah mengurus izin lingkungan ke pihak kami” Ujar Kabid Lingkungan Hidup Andi melalui sambungan telpon. Minggu, 14/8/2022.

“Sekitar dua minggu yang lalu saya ke lokasi melakukan pemantauan, saya ingatkan agar pihak pengelola menutupi lokasinya agar debunya tidak beterbangan, juga meminta mereka agar menyiram jalan yang jadi berdebu”. Tutup Andi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi dari pihak pengelola, namun demi perimbangan informasi, awak meria akan melakukan konfirmasi dan klarifikasi.

Pos terkait