Abaikan Tunggakan Pajak, PMII Kota Kendari Soroti PT.VDNI

152
Advertisement

SULSELBERITA.COM,KENDARI– Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kota Kendari menyoroti  tunggakan pajak permukaan air yang dilakukan oleh PT.VDNI yang berada di kecamatan Morosi Kabupaten Konawe. Minggu,(7/8/22)

Tunggakan pajak yang di lakukan oleh PT.VDNI belum dibayarkan sejak tahun 2017 sampai 2021 hingga nilai tunggakan pajak nya sudah sangat fantastis yaitu Rp 26.303.704.400,00 , Ketua Eksternal PC PMII Kota Kendari Pusnawir menantang Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dan Jajaran penegak Hukum Sulawesi Tenggara untuk memberikan sanksi tegas  kepada PT. VDNI  atas tunggakan pajak yang belum terbayarkan hingga saat ini, karena hal tersebut adalah kewajiban yang harus dilaksanakan oleh pihak perusahan.

Apalagi PT.VDNI ini sudah beberapa kali di panggil oleh DPRD SULTRA  dan instansi terkait namun PT.VDNI terkesan abai atas panggilan yang di lakukan DPRD Sulawesi Tenggara,bebernya.

Baca Juga  Didampingi Seluruh Pimpinan OPD, Sekda Takalar Bincang Santai Bersama Menteri Pertanian RI di Alun Alun Makkatang Dg Sibali

Pusnawir juga menambahkan tunggakan pajak yang telah di lakukan oleh PT.VDNI ini sudah berlangsung cukup lama dan ini sudah bisa di kategorikan sebagai kejahatan,PT.VDNI ini berinvestasi di sultra tapi bukan nya memberikan kontribusi positif  buat daerah malah melakukan perbuatan melawan hukum dengan tidak membayar pajak.

Terakhir pusnawir yang juga demisioner ketua HMJ Bahasa Dan satra Indonesia ini meminta agar semua kelembagaan mahasiswa menjadi kan hal ini sebagai perhatian khusus dan isu yang sangat penting untuk di suarakan karena tentunya menjadi harapan kita bahwa hadirnya investasi di sultra bisa menjadi lokomotif penggerak pembangunan di sultra bukan hanya menjadi beban.tutupya.

Hingga berita ini diturunkan pihak pihak terkait maupun PT.VDNI belum dikonfirmasi kendati demikian awak media ini akan berusaha mengkonfirmasi

Baca Juga  Penjelasan Kapolri Soal Terbitnya Telegram Larangan Media

( HNR/-Red)

BAGIKAN