Puan Maharani Role Model Pemimpin Perempuan

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Sulselberita

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Jakarta – Ketua DPR-RI Puan Maharani disebut sebagai role model, bagaimana perempuan bisa menjadi pemimpin dan menghasilkan kebijakan yang konkrit.

“Dia menjadi role model, ketika perempuan ditempatkan di posisi strategis pengambilan kebijakan punya kemampuan untuk memberikan kontribusi lebih, “ kata Aisah Putri Budiatri, dari Pusat Riset Politik – Badan Riset dan Inovasi Nasional (PRP-BRIN) ditemui beberapa waktu lalu. Diharapkan kiprah Puan ini menginspirasi perempuan lain untuk berdaya baik di dunia politik maupun bidang yang sedang ditekuni.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Puan lahir dalam keluarga politis, akrab dengan hingar bingar politik sampai terjun didalamnya. ‘Kerasnya’ dunia politik dihadapi seorang perempuan. Naluri dia sebagai perempuan, menjadi alasan keberpihakan untuk isu-isu terkait perempuan dan kesetaraan gender. “ Jadi bukan hanya isu-isu keras yang dibahas (di DPR), misal tentang korupsi, pemilu, dan lainnya, tetapi ini isu gender ini menjadi perhatian. Seharusnya ini bisa jadi track record yang baik, bukan hanya bagi Bu Puan tetapi secara umum di DPR dan pemerintah” tambah Aisah.

Meski cemerlang, dalam beberapa survey disebutkan elektabilitas Puan paling rendah diantara politisi PDIP lain, Maria Hilda dari Pusat Kajian Strategis Hang Lekir mengatakan, “Namanya pertarungan selalu ada arena dimana orang punya kekuatan yang bisa diperjuangkan atau lebihkan lagi”. Puan memang sudah makan asam garam di dunia politik. Namun dalam proses demokrasi, jam terbang saja tidak cukup, dia butuh kepercayaan publik.

“Internal dia udah punya semua, dia lahir dari keluarga politik yang besar, dia ikut membesarkan sebuah partai politik berpengaruh cukup kuat. Tetapi aspek lain publik, karena kita menganut demokrasi terpilih secara langsung, dimana publik terlibat dalam proses itu.” kata Maria. Popularitas sudah Puan raih, kata Maria, kini tinggal dia memperjuangkan aspirasi rakyat, terlebih kini dia menjadi pucuk pimpinan di DPR.

“Saya rasa posisi Puan adalah menyempurnakan berbagai macam kebijakan menjadi sesuatu bangunan yang sangat kuat. Jadi seharusnya, sifatnya adalah progresif,” tutup Maria. (end)

Pos terkait