Terkait Penahanan Kades Terduga Ijasah Palsu, ini Kata KetuaLSM Gempa dan Ketua Apdesi Jeneponto

165
Advertisement

SULSELBERITA.COM. Jeneponto – Ketua DPP Lsm Gempa Indonesia mengapresiasi kapolres Jeneponto terkait menahannya pengguna ijazah Palsu kepala desa Pappalluang (Rahim Tutu) bin Bakka, Dimana kasus dugaan penggunaan ijazah palsu tersebut dilaporkan oleh Amiruddin pada tahun 2015 pada periode pertamanya kepala desa Pappalluang dan dilaporkan lagi oleh Ketua DPP Lsm Gempa Indonesia Amiruddin .SH.Kr.Tinggi pada bulan Nopember 2021 karena ijazah palsu tersebut masih digunakan lagi untuk persyaratan administrasi pencalonan kepala periode keduanya dan terpilih kembali.

Dengan di tahannya pengguna ijazah Palsu kepala desa Pappalluang pada tanggal 31 Desember 2021 oleh penyidik polres Jeneponto ketua DPP Lsm Gempa Indonesia berterima kasih kepada bapak kapolres Jeneponto di karenakan kasus ini sudah 6 (enam) tahun lamanya sudah dilaporkan namun entah apa sebabnya sehingga baru dilakukan penahanan imbuhnya.

Baca Juga  Boni Hargens: RUU HIP Sangat Signifikan Sebagai Pedoman Bernegara

Adanya dimedia online bahwa ketua Apdesi kabupaten Jeneponto yang mau mengajukan permohonan penangguhan penahanan boleh boleh saja selama itu adalah hak tersangka selama sesuai prosedur hukum,tapi haknya juga penyidik menerima atau menolak permohonan penangguhan penahanan tersangka,tapi kalau permohonan penangguhan penahanan diajukan oleh Ketua Apdesi Amiruddin berpendapat bahwa itu salah alamat karena Ketua Apdesi bukan kuasa hukum tersangka atau bukan keluarga tersangka.

Amiruddin menjelaskan kepada awak media saat ditemui dikantornya mengatakan,bahwa ketua Apdesi kabupaten Jeneponto dalam penjelasannya dimedia online bahwa apapun bentuk pelanggaran anggotanya ketua Apdesi harus membelanya ,menurut Amiruddin terkesan menjadi kuasa hukumnya tersangka.

Ditambahkan lagi oleh Amiruddin bahwa ketua Apdesi menyatakan lagi akan membela anggotanya salah atau benar atau apapun bentuknya ,ditanggapi oleh Kr.Tinggi bahwa itu tidak tepat seharusnya ketua Apdesi dapat mencegah terjadinya tidak pidana terhadap anggotanya.

Baca Juga  Disiplin Protkes Terus Digalakan Oleh Babinsa Koramil Karangtengah

Ketua Apdesi mengatakan dalam berita online,akan mengajak semua anggotanya untuk menjamin dalam permohonan penangguhan penahanan tersangka dengan alasan banyak program program di desa yang harus diselesaikan,terkait dari itu kalau kepala desa berhalangan ada sekertaris desa yang berkewajiban melaksanakan tugas kepala desa yang berhalangan .tutup nya

Sementara itu, Ketua Apdesi Kab.Jeneponto yang dikonfirmasi oleh salah satu awak media terkait hal tersebut mengatakan, ” jadi semula ada niat begitu, tapi setelah kami konfirmasi kepaa yang bersangkutan, (kades Pappalluang), ternyata beliau punya teman pengacara dari makassar, jadi kami sementara menunggu hasil dari beliau, karena seakan akan pengacara ini tidak mau dicampuri, jadi kami serahkan penuh kepada pihak kepolisian, jadi kami belum ada membuat itu”. Jelasnya.

Baca Juga  Serka A. Rumbawa Ikut serta Jemput Warganya Yang Akan Swab di RSBK

Ketua DPP Lsm Gempa Indonesia
Hp.085241416014.

BAGIKAN