Persiapan PTM, 1000 Vaksin mendarat di SMK BK Simo

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Sulselberita

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Boyolali, Program pemerintah boyolali untuk memasuki kebiasaan baru serta pemberian vaksinasi usia produktif. terus digalakan untuk mempercepat memulai pembelajaran tatap muka serta mensukseskan serbuan vaksinasi covid-19, Koramil 12 Simo Kodim 0724 Boyolali terus mengawal pelaksanaan Vaksinasi di wilayah binaannya. Kali ini kegiatan vaksinasi merambah sekolah yang ada di simo yaitu SMK BK Simo, 1000 vaksin jenis sinovac mendarat disekolah ini, Minggu (26/9/2021).

Batituud Koramil 12 Simo Pelda Purwadi dalam kesempatan tersebut mengatakan, kehadiran anggota koramil simo juga untuk memastikan kelancaran dan ketertiban pelaksanaan vaksinasi kepada para pelajar. Serta memberikan pemahaman kepada para siswa bahwa vaksinasi tersebut aman dan halal untuk digunakan.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

‘Program Vaksinasi ini merupakan salah satu upaya Pemerintah dalam menghentikan Pandemi Covid 19, kita sebagai warga Indonesia harus mendukung dan mengikuti vaksinasi.
Tidak usah percaya berita hoax yang beredar di media sosial tentang vaksin ini. Kami sudah menerima terlebih dahulu suntikan vaksin tersebut,” jelasnya
Pelda Purwadi juga menghimbau kepada para siswa untuk turut berpartisipasi dalam menghentikan penyebaran covid-19 dengan mengikuti arahan pemerintah yaitu menerima vaksinasi dan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (Prokes).

“Selalu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan, membatasi mobilisasi dan interaksi,” imbuhnya.

(Agus Kemplu)

Pos terkait