SULSELBERITA.COM. Makassar – UPA Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Makassar (UNM) menyelenggarakan workshop bertajuk “Emotional Well-Being: Strategi Menjaga Kesehatan Mental, Keseimbangan Emosi, dan Ketangguhan Diri di Tempat Kerja” bagi Tenaga Kependidikan (PPPK) Tahun 2025/2026.
Kegiatan berlangsung selama dua hari, Selasa–Rabu, 22–23 September 2026, di Ballroom D Lantai 1 Menara Pinisi UNM, dihadiri perwakilan dari seluruh fakultas dan kantor pusat lingkungan UNM.
Kepala UPA BK UNM, Prof. Dr. Farida Aryani, M.Pd., menjelaskan pelatihan mengupas materi lengkap — mulai pengenalan diri, pengelolaan emosi, manajemen stres, pola pikir bertumbuh, etika komunikasi, perawatan diri, hingga keterampilan sosial dan pembentukan tim. Tujuannya membekali pegawai strategi praktis mengelola tekanan kerja, menjaga keseimbangan emosi, serta memperkuat ketangguhan diri demi terciptanya lingkungan kerja yang sehat dan harmonis.
Kegiatan resmi dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan UNM, Prof. Hartati, M.Si., Ph.D. Dalam arahannya, ia menegaskan perhatian terhadap kesehatan mental pegawai adalah kunci produktivitas dan kualitas layanan kampus.
“Kondisi emosi dan mental pegawai yang terjaga baik akan menciptakan iklim kerja yang nyaman. Hal ini berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan administrasi dan akademik kepada seluruh civitas akademika UNM,” ujar Prof. Hartati.
Workshop berjalan dinamis dan interaktif — dipandu para psikolog dan konselor, peserta tidak hanya menerima materi, tetapi berlatih langsung mengenali pemicu stres, memulihkan energi, serta membangun komunikasi sehat antarrekan kerja.
Para peserta menyambut sangat positif kegiatan ini. Salah satu perwakilan menyatakan materi yang disampaikan sangat membantu menghadapi dinamika beban kerja sehari-hari, memberikan solusi nyata untuk tetap tenang, berkomunikasi baik, dan menjaga semangat bekerja.




