Rakor PHBI, Putuskan Buka Masjid Pelaksanaan Salat Idul Adha

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM.PANGKEP — Panitia Hari Besar Islam(PHBI) Pangkep menggelar rapat koordinasi tentang pelaksanaan Idul Adha.

Rakor dipimpin wakil Bupati Pangkep Syahban Sammana, diikuti kepala Kantor Kementerian Agama Pangkep Muhammad Nur Halik, Perwakilan Kapolres, Perwakilan Dandim serta sejumlah pengurus masjid berlangsung di aula Kantor Kemenag Pangkep, Selasa(13/7/21).

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Usai rakor, Wabup Syahban menyampaikan, hasil rapat memutuskan pelaksanaan Idul Adha tetap di Masjid.

“Kita sepakat, buka seluruh masjid-masjid. Khusus ibu kota kecamatan dilaksanakan di lapangan,”jelasnya.

Meski demikian, sejumlah masukan diterima dari peserta rakor. Khususnya terkait waktu pelaksanaan agar tidak terlalu lama. Termasuk saat kegiatan kurban agar tidak berkerumun.

“Yang jelas, kita intinya pemerintah tekankan agar tetap memperhatikan protokoler kesehatan,”tambahnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Pangkep Muhammad Nur Halik, menambahkan, pemerintah kabupaten Pangkep sangat bijaksana membuka masjid untuk pelaksanaan Idul Adha.

Olehnya itu, ditekankan kepada masyarakat agar pelaksanaan Salat Idul Adha harus mengikuti protokoler kesehatan.

“Kita tetap membuka rumah-rumah ibadah. Insyaallah pelaksanaan Idul Adha tidak menimbulkan kluster baru. Kita mohon petunjuk dan bimbingan Allah agar kita semua dihindarkan dari Covid-19, menuju Pangkep religius,”tambahnya.

Pos terkait