Opini: Belajar Bersama

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Sulselberita

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

Oleh:  Rahman Ramlan (P3nggiat Sosial)

SULSELBERITA.COM. Bantaeng – Saya mulai senang memilih kalimat ini “Belajar Bersama” saat diminta bertukar pengetahuan.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Kadang mendapat undangan sebagai Narasumber atau Fasilitator oleh para pihak Pengundang, saya berusaha untuk bertanya di awal, seperti apa output yang mereka inginkan. Apa sesungguhnya kebutuhan mereka.

Berdiam sejenak dan menyimak harapan mereka, menentukan seperti apa metode yang saya gunakan saat mendapat kesempatan berbicara.

Saat memulai, saya akan selalu berkata bahwa sumber informasi utama adalah partisipan, kehadiran saya hanya membantu mewujudkan harapan mereka. Pada pembelajaran orang dewasa, kita lebih baik banyak memberi kesempatan mereka berbicara dan berdialog sesama peserta lainnya.
Karena sesungguhnya akan selalu ada pertanyaan yang akan menemukan jawabannya sendiri dari mereka.

Saat itu terjadi, maka saya hanya butuh memberi apresiasi dan memperkuat jawaban dengan contoh-contoh penguat.

Belajar bersama tentang inovasi pun demikian. Terlebih di institusi OPD selevel Dinas Kesehatan. Mereka telah memiliki pengetahuan dan pengalaman sebelumnya tentang inovasi. Saat mengalami kebuntuan ide, saya cukup membukakan pintu-pintu alternatif yang mereka jadikan inspirasi untuk mengembangkan ide mereka.

Pengalaman kemarin, saat diundang Dinkes Jeneponto, mereka memberi alasan bahwa inspirasinya berasal dari kemajuan Bantaeng dalam mengembangkan inovasi khususnya pada bidang kesehatan. Mereka pun bermaksud mereplikasi semangat dan strategi itu.

Harapan mereka tidak muluk-muluk, tahun ini setiap Puskesmas melahirkan inovasi atau istilahnya Satu Puskesmas Satu Inovasi. Persoalan bisa ikut kompetisi hal berikutnya.

Kami menyanggupi untuk memberi dukungan. Saya percaya, kami tidak sendiri. Pemkab Bantaeng melalui Dinas Kesehatan akan membangun sinergitas bersama antar daerah. Malah saya bermimpi, akan ada kegiatan bersama melibatkan 2 instansi ini dalam sebuah pagelaran Festival Inovasi. Semoga!

Pos terkait