LP Kasus Illegal Fishing Dilimpahkan ke Satpol Air Begini Harapan Kades Bungaia

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Sulselberita

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Selayar – Sayang, seribu sayang, karena kejahatan illegal fishing yang terjadi di perairan laut, Desa Bungaia, Kecamatan Bontomate’ne, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan, ternyata ikut mengakibatkan ratusan ekor ikan kecil, mati usai terkena hantaman bahan peledak.

Kepala Desa Bungaia, Alimuddin, ST berharap, ini merupakan kegiatan pengeboman kali terakhir yang terjadi di sepanjang perairan laut Desa Bungaia.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Para pelaku diharapkan bisa segera tertangkap dan menjalani proses hukum untuk mempertanggung jawabkan perbuatan telah mereka lakukan.

Pernyataan ini diungkapkan Alimuddin, ST, usai membuat laporan polisi, terkait dengan dugaan pelanggaran tindak pidana kejahatan illegal fishing yang terjadi di wilayahnya.

Alimuddin mengaku terpukul dan prihatin dengan kejadian tersebut.

Pasalnya, ledakan bom ikan yang terjadi dua kali berturut-turut itu, telah mengakibatkan ratusan ekor bibit ikan mati dalam seketika dan menghancurkan kawasan laut, Desa Bungaia.

Sejauh ini, polisi telah meminta keterangan enam orang saksi, termasuk dirinya, selaku kepala desa.

Dari Polsek Bontomate’ne, laporan polisi (LP) akan dilimpahkan ke Satpol AIR, Polres Selayar dengan mengingat dan mempertimbangkan kewenangan penyidikan yang sepenuhnya menjadi domain jajaran Satpol Air dan tidak menjadi kewenangan Aparrat Kepolisian Sektor Bontomate’ne.

Meski demikian, ia mengaku belum pernah memberikan keterangan apa-apa kepada jajaran Satpol Air, kuncinya, saat dihubungi wartawan via pesan whatsapp, hari, Senin, (10/05) pagi. (Andi Fadly Dg. Biritta)

Pos terkait