Putra Asli Takalar Jabat Kapolda Sulsel, Lankoras-HAM Desak Segera Tuntaskan 4 Kasus Mangkrak di Kampung Halaman

SULSELBERITA.COM. TAKALAR, Senin (5/10/2026) — Irjen Pol. Dr. Awal Chairuddin resmi menjabat sebagai Kapolda Sulawesi Selatan menggantikan Irjen Pol. Djuhandahani Raharjo Puro, berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026. Serah terima jabatan berlangsung di Mabes Polri, Sabtu (3/10/2026), dipimpin langsung Kapolri Jenderal Suyudi Aryo Seto.

Kabar pengangkatannya disambut kebanggaan warga Takalar, mengingat Awal Chairuddin merupakan putra asli daerah ini, berdomisili di Kelurahan Maradekaya, Kecamatan Pattallassang. Ayahnya, Drs. H. Chairuddin Burhan, M.Si. (Karaeng Lallo), pernah menjabat Deputi Ketua LAN RI Makassar, sementara ibunya, Dra. Hj. Hatma Tamma, adalah akademisi FISIP Unhas.

Bacaan Lainnya

Hari Kesaktian Pancasila - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Sulselberita

Hari Kesaktian Pancasila - Muh. Ibrahim Bakri - sulselberita

Namun di tengah kebanggaan itu, muncul desakan kuat agar Kapolda yang baru memberikan perhatian serius terhadap empat kasus kriminal di wilayah Polres Takalar yang hingga kini belum menemui titik terang.

Lankoras-HAM Desak Evaluasi Kinerja Polres
Wakil Ketua DPW Lembaga Anti Korupsi dan Kekerasan Hak Asasi Manusia (Lankoras-HAM), Adi Nusaid Rasyid, secara tegas meminta Kapolda mengevaluasi jajaran apabila tidak ada kemajuan berarti.

“Kalau progres keempat kasus ini tidak ada kepastian dari Polres Takalar, maka kami minta Bapak Kapolda mengevaluasi anak buahnya, utamanya Kasat Reskrim dan Kanit Pidum,” tegas Adi Nusaid Rasyid.

Empat Kasus yang Belum Tuntas:

1. Kematian Momi Daeng Paleng (56) — Diduga korban perampokan disertai penganiayaan di Sanrobone, Mei 2026. Korban ditemukan tewas dengan luka hantaman benda tumpul, perhiasan hilang. Pelaku belum teridentifikasi.
2. Penemuan jasad bayi di lahan perkebunan, Polongbangkeng Selatan, Agustus 2026. Bayi baru lahir terbungkus kain kafan, belum diketahui siapa yang bertanggung jawab.
3. Kematian Hj. Mini Daeng Jime — Mayat ditemukan di Mangarabombang, laporan masuk Mei 2026. Makam korban sempat dibongkar untuk autopsi, namun perkembangan kasus masih belum jelas.
4. Dua bocah tewas di galian proyek Sekolah Rakyat — Muhammad Alzaky (4) dan Muhammad Al Asril (5) ditemukan meninggal di lubang tergenang air, Polongbangkeng Utara, Mei 2026. Sejumlah saksi telah diperiksa, namun belum ada satu pun tersangka yang ditetapkan.

Sebelumnya, Ditreskrimum Polda Sulsel melalui Kombes Pol. Feby Dapot P. Hutagalung telah menyatakan akan meninjau penanganan kasus-kasus tersebut, namun hingga kini belum ada hasil yang dipublikasikan. Lankoras-HAM berharap di bawah kepemimpinan Kapolda Awal Chairuddin, penanganan keempat perkara ini segera dipercepat dan diinformasikan secara transparan kepada masyarakat.

Pos terkait