Para Supir Mobil Angkutan Menjerit Akibat Penutupan Jalan Antar Provinsi di Perbatasan Riau dan Sumbar

18

SULSELBERITA.COM. PEKANBARU – Kami para sopir angkutan memohon kepada Bapak.Gurbenur.walikota.bupati

Dengan menutup pintu keluar masuk provinsi-provinsi secara tidak langsung sangat membunuh mata pencaharian kami.

Jangan biarkan anak2 kami menangis pilu di saat anak2 kalian tertawa gembira .

Jangan biarkan kami kelaparan di saat kalian terlelap tidur karena kekenyangan. Tegas postingan yang ada di akun FB milik .PRIMA SAPUTRA. (PAPA RAQHI).

Karena anak. istri berikut kredit mobil kami tidak di tanggung oleh negara

Kenapa harus kami yang di korbankan karena ketakutan kalian yang tidak kami takuti jelas akun FB nya tersebut.

Yang kami takuti apabila, anak dan istri kami mati kelaparan Karena tidak dapat makan.. siapakah yang bertanggung jawab…..?

Padahal Allah menyuruh kami, tetap berusaha dan bertanggung jawab kepada anak dan istri kami. itu yang kami pertanggung jawabkan di akhirat nanti jelas bunyi posting di akun FB nya tersebut.

Baca Juga  LSM PASIR PUTIH Usulkan Agar Pemerintah Tidak Ikut Campur Lagi Soal Pupuk

Kenapa kami selalu di hadapkan dengan aparat hukum di bentak di hardik seakan kami ini teroris..padahal kami ini adalah pejuang dan pahlawan bagi keluarga kecil kami..?

Di saat kalian berbagi THR kami hanya bisa berkata ‘Apakah esok hari anak-anak, kami dapat makan”

Apakah kalian pernah merasakan di saat semua orang tidur nyenyak ada seorang sopir tetap terbangun dan bekerja menafkahi keluarganya demi memberikan kehidupan yang
layak untuk anak istrinya…?

Apakah ada cara lain yang bijak dengan tidak membunuh mata pencaharian kami..berilah aturan yang adil buat kami semoga dapat hidayah ..

Wassalam
Curahan hati seorang sopir angkutan😭

Lokasi 🚩 Perbatasan Riau-Sumut (Bagan batu)

27-April-2021 Malam

Izin berbagi kesedihan mereka
Tak terbayang juga kalau kita diposisi mereka sebagai pencari nafkah dijalanan.

Baca Juga  Wakapolsek Bajeng Gowa Hadiri Panen Perdana Demplot Padi dengan Metode Hazton di Desa Gentungang

Sumber akun FB : PRIMA SAPUTRA. (PAPA RAQHI)

Advertisement
BAGIKAN