Jelang HUT Takalar ke 61, Pemkab dan Warga Tanam Lima Ribu Pohon Kelor

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Takalar – Prokopim, Sabtu (6/2/2021). Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Takalar bersama warga menanam sekitar lima ribu pohon kelor di desa Laikang, kecamatan Mangarabombang, Sabtu 6 Februari 2021.

Penanaman ini sebagai rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) Takalar yang ke 61 yang dirayakan setiap 10 Februari. Selain sebagai penghijauan, pohon kelor yang ditanam akan bisa digunakan oleh warga sekitar sebagai bahan sayur yang memiliki gizi yang sangat tinggi.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

“Kita baru saja bersama warga menanam lima ribu pohon kelor di desa Laikang, ini rangkaian perayaan HUT Takalar, di beberapa tempat kita juga sudah melakukan hal serupa,” kata Kepala DLH Takalar Faisal Sahing, Sabtu 6 Februari 2021.

Ia menegaskan, jika momentum ini dijadikan sebagai bagian untuk menyelamatkan bumi. Apalagi Laikang selama ini dikenal sebagai daerah yang kering dan gersang sehingga penghijauan di saat musim hujan adalah momentum yang sangat tepat.

“Ini bagian dari pelestarian alam sebagai upaya menyelamatkan bumi, sesuai arahan bapak Bupati kita memang sejak dua tahun terakhir gencar menanam pohon kelor karena manfaatnya banyak sekali,” terang Faisal.

Faisal pun sangat mengharapkan agar penghijauan ini akan bisa menyimpan lebih banyak air sehingga Laikang tidak lagi kekurangan air bersih di masa yang akan datang. Untuk itu, ia sangat mengharapkan pastisipasi masyarakat untuk menjaga pohon agar tak diganggu oleh binatang ternak peliharaan warga.

“Harapannya tentu penghijauan untuk lebih banyak menyimpan air tanah,, sehingga ke depan orang Laikang tdk kekurangan air bersih, makanya partisipasi warga sangat kita butuhkan untuk menjaga dan merawat karena di lokasi penanaman banyak binatang ternak berkeliaran,” ungkap Faisal.

Pos terkait