Dengan Cara Serbuan Teritorial Babinsa Joyotakan Sambangi Bubidaya Lele

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Sulselberita

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM.Surakarta – Babinsa Kel Joyotakan Koramil 03/Serengan, Kodim 0735/Surakarta, Serka M Nur Hakib, melaksanakan kegiatan Komsos dengan Sutrisno di RT.08 RW.06 kel joyotakan Kecamatan Serengan Kota Surakarta, Jumat (5/03/2021).

Bapak Sutrisno adalah salah satu warga binaannya yang membudidayakan ikan lele di kolam Terpal”terang Serka Hakib.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Dijelaskan oleh bapak Sutrisno bahwa usaha budaya ikan lele ini sudah digelutinya hampir 2 tahun lamanya.

Sutrisno menambahkan kolam terbuat dari Terpal ukuran 6×5 meter diisi bibit ikan lele sebanyak 2000 ekor dan akan dipanen 3 bulan sekali.”imbuhnya.

Sedangkan untuk pemasarannya yaitu, dengan menjual ke warga sekitar solo raya, dan secara online melalui Medsos di bantu oleh istrinya.

Serka Hakib menyampaikan bahwa dalam rangka mewujudkan kemanunggalan TNI Rakyat, banyak cara yang dapat dilakukan oleh seorang Babinsa, salah satunya dengan methode komsos atau Serbuan Teritorial dengan mendatangi masyarakat yang memiliki usaha seperti halnya Sutrisno.

“Dengan melaksanakan kegiatan komsos ini tidak hanya membuat tujuan kita tercapai yaitu mewujudkan kemanunggalan TNI dengan Rakyat, akan tetapi kita dapat mengambil pelajaran cara budaya ikan lele dan juga bisa sharing ilmu ➕ pengalaman,” ucapnya.

“Kami juga memberikan motivasi dan dorongan kepada warga binaan yang lain agar senantiasa tetap bersemangat dalam berkarya, meskipun sampai saat ini bisa di katakan masa sulit, di mana masa pandemi Covid-19 masih melanda negeri ini dan belum tahu kapan berakhir.”pungkasnya.

(Agus Kemplu)

Pos terkait