Tokoh Pemuda Papua Dukung Penetapan Tersangka Penghina Kaka Natalius Pigai

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Sulselberita

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Jakarta – Roger Melles Ketua Umum Gerakan Muda Papua Indonesia (GMPI) mengapresiasi kepada Polri, atas ditetapkannya Ambroncius Nababan sebagai tersangka penghina Natalius Pigai Komisioner Komnas HAM. Dalam hal ini Bareskrim sudah menetapkan Ambroncius Nababan tersangka kasus rasisme, ujaran kebencian (UU ITE), penghinaan di akun media sosialnya.

Menurutnya, sebab suatu kaum yang intelektual muda-nya terus dihina dan direndahkan oleh bangsa-nya sendiri. Tentu ini akan ada yang bangkit melawan untuk memperoleh kemerdekaan demi keadilan dalam kemanusiaan.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

“Semoga ada perhatian dan keadilan dari pemerintah bagi kaka Natalius Pigai selaku intelektual muda Papua yang sering terhina dan menjadi korban rasisme karena vokal tentang kemanusiaan dan politik,” ujar Roger Melles Ketua Umum Gerakan Muda Papua Indonesia (GMPI) melalui keterangan tertulisnya, Selasa (26/01/2021).

Sambung Roger bahwa, moralitas tentang nasionalisme di internal partai nasionalis kini menjadi lemah dan tak lagi menjadi harapan. Terutama dalam membangun semangat nasionalisme bagi generasi bangsa Indonesia.

“Terkadang bukan politik yang jahat tetapi pengkaderan politik internal partai, yang kurang mampu menjaga integritas para kader dalam berpolitik,” pungkas Roger Melles Tokoh Pemuda Papua yang juga Ketua Umum Partai Perjuangan Nasional Demokrat (PPND).

Katanya, partai politik berbasis nasionalis perlu penyegaran visi dan misi terhadap para kader agar semangat nasionalisme. Dimana masih menjadi landasan utama partai nasionalis dalam berdemokrasi di Indonesia.

Lanjut Roger, merebut Papua ke pangkuan ibu pertiwi adalah hasil perjuangan dari semangat Nasionalisme bangsa Indonesia karya Soekarno, yang perlu kita jaga dan rawat dengan baik

“Salam nasionalisme dari kami pemuda Papua yang mencintai Indonesia.
Rasisme adalah ancaman terbesar terhadap persatuan bangsa Indonesia dan rasisme terhadap orang Papua, yang masih terus berlangsung hingga saat ini. Tentu inilah kegagalan kita bersama dalam memahami makna nasionalisme,” paparnya.

Terakhir kata Roger, Papua adalah karya terbaik nasionalisme Indonesia yang perlu kita jaga dan banggakan sebagai suatu bangsa yang besar.

“Siapa yang mencintai Indonesia akan selalu peduli terhadap Papua. Seperti kejadian ini sangat disayangkan dan berharap rasismse, bisa menjadi perhatian serius kita bersama sebagai bangsa yang besar,” pungkas putra Papua yang sudah sukses di Jakarta ini sebagai pengusaha. (Red)

Penulis: RB. Syafrudin Budiman SIP

Pos terkait