Zubair Terpilih, Kabid PTKP HMI Komisariat Saintek : RAK Tidak sesuai Prosedur

174
SULSELBERITA – MAKASSAR,  – Rian Arsandi angkat bicara terkait adanya sekumpulan orang yang adakan Rapat Anggota Komisariat (RAK) yang berlangsung di Aula KNPI Makassar, Minggu (17/01/21)
Rian Arsandi yang sebagai Ketua Komisariat Sains dan Teknologi mengatakan  belum pernah mengadakan RAK
“Pegurus HMI komisariat sains dan teknologi sejauh ini belum mengadakan RAK, pihak pihak yang mengaku telah melaksanakan RAK HMI Komisariat Sains dan Teknologi dan menghasilkan formatur terpilih telah melakukan hal yang inkonstitusional,” katanya.
Pihak pengurus paham bahwa lamanya masa jabatan kami di komisariat telah menyebabkan kegelisahan di beberapa pihak, wacana RAK pun telah beberapa kali dibahas dalam rapat presidium pengurus namun dengan pertimbangan kondisi eksternal dan internal komisariat masih belum memungkinkan untuk diadakannya RAK.
“Pihak yang mengadakan RAK dengan berdasar pada diterbitkannya SK caretaker ini membingungkan, saya tidak menemukan adanya frasa caretaker di hasil hasil kongres Ambon. Yang ada adalah PJ ketua umum, dan pengajuan PJ ketua umum pun haruslah melalui rapat harian, sementara pengurus sendiri tidak pernah melakukan rapat harian yang menghasilkan rekomendasi untuk diadakannya PJ ketua umum,” lanjut Ketuw Komisariat Sains dan Teknologi (Saintek)
Dia juga menghimbau seluruh kader HMI Komisariat Sains dan Teknologi untuk tidak terprovokasi.
“Kami menghimbau kepada seluruh kader HMI komisariat sains dan teknologi untuk tidak terprovokasi dengan kejadian ini. Komisariat sains dan teknologi akan mengadakan RAK secara resmi segera setelah kondisi eksternal komisariat kondusif,” tutupnya.
Hal ini juga diungkapkan oleh Wandi selaku Kabid PTKP HMI Komisariat Saintek menurutnya seharusnya RAK ini harusnya ada mekanisme yang harus dilalui.
“RAK yang berlangsung saya rasa  tidak sah, yang seharus nya ada beberapa meknisme yang dilalui tapi  ini tidak . RAK yang juga sbenarnya harus dihadiri oleh mayoritas kader diskala fakultas ini tidak terpnuhi,” ujar Wandi.
Diketahui dalam RAK tersebut Zubair Terpilih sebagai ketua
(Red)