Usut Tuntas Kasus Wisata Topejawa PT Boddia Jaya, Aktivis beri Support Polres Takalar

6

SULSELBERITA.COM. Takalar, Kasus yang merenggut nyawa Bocah (4) Tahun Syakira warga Sudiang Makassar yang tenggelam dikolam renang wisata pantai Topejawa PT Boddia Jaya pada tanggal 26/12/20 mendapatkan perhatian serius dengan berbagai kecaman beberapa Aktivis di Takalar

Beberapa Rekan Media dan LSM bertandang ke mapolres Takalar dan diterima langsung oleh Kapolres Takalar AKBP Beny Murjianto dan didampingi kasat Reskrim polres Takalar

Kedatangan Aktivis dan rekan media untuk menanyakan langsung hasil perkembangan penyedikan Polres Takalar atas tenggelamnya anak bocah (4) Tahun dikolan renang wisata Topejawa PT Boddia Jaya.

Advertisement

Kapolres Takalar AKBP Beny Murjianto, pihaknya melalui kasat Reskrim sudah melakukan Olah TKP untuk penyelidikan dan memanggil para saksi untuk diambil keterangannya dari pihak Pengelola, dan SKPD terkait Standar Operasional dan Prosedur (SOP) wisata tersebut

Baca Juga  Sidang Paripurna DPRD Takalar, Absen yang Ditanda Tangani 16 Orang Dewan Tiba-tiba Hilang

Lanjut Kapolres bahwa pihak Polres Takalar upayakan dalam waktu dekat ini kita adakan gelar perkaranya, dan terimakasih banyak atas rekan media dan Aktivis untuk selalu menberikan informasi dan masukannya.ujar Kapolres
Syamsuddin Rala selaku aktivis senior mengatakan karena kasus ini sudah ditangani pihak polres takalar maka Mari kita berikan support Aparat Penegak Hukum (APH) Polres Takalar untuk dapat mengungkap kejadian atas tewasnya siboca yang malang. Karena yang bisa membuktikan apakah kelalaian orang Tua atau Kelalaian Pengelola wisata Topejawa PT Boddia Jaya Adalah Kepolisian berdasarkan hasil Penyelidikan, Olah TKP Dan Penyidikan.Kata Syamsuddin

Lain lagi dengan Dirman dangker dari LSM Barapi untuk menghindari agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi , maka diminta Kiranya pihak SKPD terkait untuk melakukan peninjauan kembali terkait dengan izin PT Boddia jaya yang ada didesa Topejawa apa sudah sesuai dengan situasi di lapangan seperti bangunan begitu juga Amdal serta safety apa sudah standard dan sudah sesuai Standar operasional prosedur serta pengawas kolam harus memiliki keahlian penyelamatan orang tenggelam tutp dangker ( ombel )

Baca Juga  LSM PERAK Ajak Para Dermawan Bantu Bayi Rizki Penderita Tumor Kepala
Advertisement
BAGIKAN