Pengukuhan Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kab. Takalar Masa Bakti 2019-2024

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Takalar – Bertempat di Ruang Rapat Setda Kantor Bupati Takalar, telah dilaksanakan Pengukuhan Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kabupaten/Kota se- Sulawesi Selatan masa bakti 2019-2024 secara virtual termasuk Kab. Takalar, Senin 30 November 2020.

Untuk Kab. Takalar Dharma Wanita Persatuan diketuai oleh Ibu Sekretaris Daerah Kab. Takalar Hj. Hamsiah Arsyad Masa Bhakti 2019-2020 yang dikukuhkan secara virtual oleh Ketua Dharma Wanita Provinsi Sulawesi Selatan Hj. Sri Rejeki Hayat. pengukuhan pengurus tersebut dilakukan secara virtual melalui zoom meeting dengan tetap menerapkan protokol kesehatan selama pandemi Covid-19.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Dharma wanita persatuan merupakan organisasi kemasyarakatan yang menghimpun dan membina istri Pegawai Negeri Sipil RI dengan kegiatan yang bergerak dalam bidang pendidikan, ekonomi dan sosial budaya serta tidak terikat dengan kekuatan politik manapun, tetapi hak berpolitik anggota tetap

Usai mengukuhkan Hj. Sri Rejeki Hayat melalui virtual mengajak untuk terus berkontribusi melalui berbagai program dharma wanita yang telah dirancang 5 tahun kedapan dan mendukung  program pemerintah serta bersinergi dengan pemerintah demi kemajuan daerah kita.

“Sangat dibutuhkan peran DWP untuk memberikan pengetahuan dan wawasan kepada anggotanya agar bisa melihat dan mengetahui tantangan dan perkembangan zaman” jelasnya.

Dikatakan pula bahwa Organisasi DWP juga dapat berkontribusi dalam melindungi, memberdayakan dan memajukan kaum perempuan utamanya para istri ASN yang memerlukan pendampingan, pembinaan, motivasi serta solusi terhadap permasalahan yang dihadapi anggotanya.

Pos terkait