Tak Punya Biaya, Bayi 7 Bulan Penderita Hidrosefalus di Takalar Butuh Uluran Tangan

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Sulselberita

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Takalar – Seorang Bayi yang bernama Muhammad Anugrah (7 Bln) beralamat di Kelurahan Takalar Kec.Mappakasunggu Kab.Takalar, terpaksa harus pasrah menunggu takdir karena penyakit Hidrosefalus yang dideritanya.

Bagaimana tidak, karena kedua orang tuanya tak memiliki biaya, bayi 7 bulan tersebut, tak bisa dibawa berobat ke rumah sakit.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Sekarang orang tuanya hanya bisa pasrah merawat anaknya di rumah karna terkendala sama biaya RS sama orang tua anak ini takut bawa anaknya ke RS karna takut di jadikan PDP selama masa pandemik covid 19 ini jadi orang tua anak ini cuma mau anaknya berobat jalan saja.

“Duluanak saya pernah dioperasi, tapi tidak juga membaik, sekarang saya takut membawanya kerumah sakit, selain kami tak punya biaya, kami juga takut jangan sampai anak kami di jadikan pasien corona”. Ujar ibu korban yang beenama Febrianti. Senin, (6/9/2020)

Kedua orang tua sang bayi juga beeharap ada uluran tangan dari para deemawan, agar anaknya bisa diobati dan bisa sembuh”.

“Semoga ada dermawan atau pemerintah yang bersedia memberikan uluran tangan untuk membantu kesembuhan anak kami, meskipun hanya berobat jalan saja”. Harap Febrianti.

Pos terkait