Kasus Korupsi Diknas Sidrap, Ormas SMP Minta Kapolda Usut Dugaan Keterlibatan Bupati

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Makassar – Desakan agar Polda Sulsel untuk mengusut tuntas dugaan penyimpangan DAK di Dinas Pendidikan Sidrap, juga disuarakan Solidaritas Merah Putih (SMP). Ketua Umum DPP SMP, Anshar Ilo, meminta Kapolda yang baru menuntaskan kasus Diknas Sidrap. Termasuk, menentukan langkah-langkah strategis dalam menangani dengan membuat skala prioritas.

“Tidak bisa semua langsung diselesaikan. Ada skala prioritas mana yang lebih penting. Termasuk kasus Diknas Sidrap,” ujarnya, Selasa (04/08/2020) saat ada di Makassar.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Jadi, kata dia, Solidaritas Merah Putih memiliki harapan besar terhadap Kapolda yang baru untuk menyelesaikan kasus korupsi di Dinas Pendidikan yang sedang ditangani kepolisian di Polda Sulsel,” Anshar Ilo.

Menurutnya, sebagai putra daerah Kabupaten Sidrap dan atas nama ketua umum DPP Solidaritas Merah Putih, ia mendesak Kapolri bahkan Kapolda untuk segera menuntaskan dan menahan Bupati Sidrap dan anak-anaknya yang diduga terlibat korupsi. “Ini harga mati,” tegasnya.

Ia juga mengaku bahwa 50 media online sudah siap melilis desakan SMP meminta agar Kapolri dan Kapolda segera menahan Bupati Sidrap dan anak-anaknya.

“Jangan main-main dengan masalah korupsi. Saya harap tidak pandang bulu. Jika salah, tetap harus dihukum,” ujarnya.

Tak hanya OTT Diknas, Solidaritas Merah Putih juga mengaku siap membongkar beberapa kasus di Sidrap, seperti TPI Mojong yang sampai sekarang belum ada kejelasan.

“Karena ini juga ada indikasi berjamaah, ada indikasi dugaan keterlibatan Bupati beserta keluarganya,” tandasnya. (*)

Penulis: RB. Syafrudin Budiman SIP

Pos terkait