Aneh, Ada Orang Yang Telah Meninggal Dunia Di Desa Aska Masih Tercatat Dalam Data Penerima BLT, Kenapa Bisa ?

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. SINJAI – Ada nama orang yang tercatat di Desa Aska, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai, ditemukan data orang yang telah meninggal dunia masuk daftar penerima BLT.

Penemuan mengejutkan di tengah dampak pandemi Covid-19 yang kian parah ini diungkap oleh Salah satu pemuda Desa Aska, Israndi Rabu(20/5/2020).

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

“Ini kan aneh, orangnya sudah meninggal tapi namanya masih tercatat sebagai penerima BLT-DDd sebesar Rp 600 ribu per bulan selama 3 bulan,” ungkap israndi dengan nada heran.

Ia juga berharap kepada pemerintah Desa Aska agar kiranya segera memperbaiki data, pasalnya data yang sekarang dinilai tidak masuk akal, karena orang yang meninggal terdaftar penerima BLT

Menanggapi pernyataan Israndi, Harun Hasanuddin selaku Kasi Kesra Pelayanan Informasi yang juga Ketua Verifikasi BLT-DD Aska mengungkapkan ini bersumber dari penginputan nama Kepala Keluarganya,

“Benar Kepala Keluarganya sudah meninggal tetapi keadaan dalam anggota keluarga tersebut sangat layak menerima bantuan, yang jelas kesimpulan team survei anggota keluarga itu masuk dalam kategori sangat layak menerima bantuan cuman di penginputan data ada kolom nama Kepala Keluarga dan ini Kepala Keluarga yang meninggal masih tertera dalam Kartu Keluarga, mungkin KKnya belum diganti sepeninggalan Kepala Keluarganya”tuturnya

Lebih lanjut “jadi bantuan tersebut kita berikan kepada ahli waris”tutupnya

(Red)

Pos terkait