Koalisi Ampera dan Formalk Geruduk Ditlantas Polda Sulsel

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Sulselberita

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. MAKASSAR – Sepuluh orang Mahasiswa Unjuk rasa di depan Gerbang kantor Ditlantas Polda Sulsel Jl. A.P. Pettrani Kec. Panakkukang kota Makassar, Aksi unjuk rasa dari Gerakan Koalisi lembaga yang tergabung Ampera-Formalk yang dipimpin oleh Muh. Abduh Azizul Gaffar (Jendlap/Ketua AMPERA), terkait “dengan adanya dugaan tindak pidana pungli yang terjadi di Satuan Lalu Lintas Kabupaten Bone.” Kamis (05/12/2019).

Dari Pantauan awak media, Tampak Massa aksi melakukan
orasi secara beegantian dengan menggunakan Soundsistem, dengan kendaraan Pickup warna hitam dengan No.Pol DD 8756 BB sebagai mimbar orasi.

Dalam orasi Ilmiah Muh. Abduh Azizul Gaffar (Jendlap/Ketua AMPERA), mengatakan “2×24 jam Dirlantas Polda Sulsel harus segera mengambil tindakan dan segera Klarifikasi terkait dugaan Pungli yang ada di Jajaran Satlantas Polres Bone.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

“Kami Menolak segala bentuk Pungli dari bagian integritas Ditlantas Polda Sulsel. Dirlantas Polda Sulsel serta Kasubdit Regident Ditlantas Polda Sulsel segera mengevaluasi kinerja Jajarannya sesuai dengan SOP.” Tegasnya dalam orasi.

Tak hanya itu, Massa aksi juga membentangkan spanduk bertuliskan Kritikan-kritikan kepada Dirlantas Polda Sulsel,
– Copot Kasat Lantas Polres Bone.

Sedikit diketahui bahwa, Massa aksi berjanji akan turun kembali melakukan aksi lebih besar jika apa yang menjadi tuntutan tidak segera ditindak lanjuti. (**)

Pos terkait