Diduga Ada Proyek Siluman Bernilai Milyaran Rupiah di Dusun Puntondo Desa Laikang Kab.Takalar

2010

SULSELBERITA.COM. Takalar - Menjelang akhir tahun anggaran 2019 ini, tiba tiba muncul sebuah proyek di Desa Laikang Kec.Marbo Kab.Takalar yang sama sekali tidak memiliki papan informasi, yang menurut info yang berhasil dikumpulkan bahwa proyek tersebut adalah proyek propinsi dengan anggaran lebih dari 2 Miliar Rupiah.

Bagaimana tidak, perusahaan atau pelaksana kegiatan tidak diketahui, serta berapa hari kerja juga tidak jelas, sehingga patut untuk di pertanyakan

Dari hasil penelusuran awak media ini dilapangan, menemukan beberapa item pekerjaan berada dalam lingkungan Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Puntondo yang nota bene adalah sebuah yayasan yang bergerak dibidang lingkungan dan beriorentasi profit. Kamis, (28/11/2019).

Advertisement

Adapum item pekerjaan tersebut adalah, Jembatan Wisata, pembangunan Asrama, pengadaan spedbot, dan rehab aula.

Baca Juga  Kabid Humas Polda Sulsel: Aksi Unras Mahasiswa Yang Anarkis, Telah Dirasuki Kelompok Anarko

Salah seorang yang diduga sebagai pengawas  proyek Heri yang berusaha ditemui untuk di klarifikasi terkait kegiatan tersebut, malah bungkam dan menghindar meninggalkan awak media bersama ketua LSM Barapi dan ARMADA.

Hal yang sama juga dilakukan oleh pihak rekanan yang berusaha di hubungi melalui chat whatshapp dan telpon, sama sekali tidak mau merespon bahkan bungkam.

Bungkamnya oknum pengawas dan pihak rekanan tersebut, tentunya semakin memperkuat indikasi jika proyek tersebut sengaja berusaha mereka ditutup tutupi karena ada sesuatu yang janggal.

Menyikapi hal tersebut, ketua LSM Forum BARAPI Sudirman Danker mengatakan, "Kami sebagai aktifis anti korupsi di Takalar, meminta agar pihak yang terlibat dalam proyek tersebut transparan dan membuka kepublik dengan memasang pasang proyek, berapa anggaran yang di gunakan, agar pengawasan oleh semua pihak bisa berjalan dengan baik, untuk menghindari terjadi penyelewengan dan penyimpangan". Ujarnya.

Baca Juga  Polisi Usut Pelaku Perusakan Lapak, Ketua Asosiasi Pedagang: Pelaku Harus Segera di Tangkap

Hal senada juga di ungkapkan oleh Ketua LSM Armada, Anaz Fahreza, "Kami akan melakukan pengawalan terhadap proyek miliaran rupiah ini, apalagi terindikasi sebagai proyek Siluman". Ujar Anaz. Kamis, (28/11/2019).

Advertisement
BAGIKAN