Merasa Grup BUMN dan Kebal Hukum, Mercure Hotel Makassar Nexa Pettarani tetap Beroperasi, Diduga Tanpa Kantongi izin Andal Lalin

553

SULSELBERITA.COM. MAKASSAR - Seperti yang telah diberitakan sebelumnya dibeberapa media online, bahwa beberapa perusahaan atau tempat usaha hingga saat ini sama sekali tidak memiliki dokumen izin Analisis Dampak Lingkungan Lalu Lintas (Andal Lalin).

Hal ini terjadi pada salah satu Perusahaan/usaha yang hingga saat ini tidak memiliki izin andal lalin, Mercure Hotel Makassar Nexa Pettarani berbintang empat ini yang terletak di kawasan jalan nasional tepatnya Jl. A.P. Pettrani No. 4, Kel. Gn. Sari Kec. Rappocini kota Makassar.

Dari pantauan awak media dan hasil investigasi dilapangan serta hasil klarifikasi terhadap instansi terkait yang menangani izin andal lalin, Mercure Hotel Makassar Nexa Pettarani, Perusahaan tersebut sudah diingatkan bahkan secara administrasi (disurati) dan telah diingatkan oleh pihak Kepolisian Ditlantas Polda Sulsel agar segera melengkapi dokumen Andal Lalinnya, dikarenakan akan menimbulkan Kamseltibcar lantas. Sesuai Undang-undang yang diatur dalam andal lalin yakni melanggar keras aturan diPermenhub no 75/2015 serta UU LAJ No. 22/2009 pasal 99 dan 100.

Baca Juga  Meski Sudah Divonis 1 Tahun Penjara, Anggota DPRD ini Tetap Bebas Berkeliaran
Advertisement

Dari informasi yang dihimpun dilapangan, Mercure Hotel Makassar Nexa Pettarani pada hari Senin tanggal 19 Agustus 2019 lalu akan menggelar Lounching namum hingga saat ini batal (Tak ada Izin Andalalin-Red). Minggu (17/11/19).

Diketahui, Beberapa Lembaga Aktivis Kampus dari GPMI dan AMPERA Makassar telah berkali-kali melakukan aksi unjuk rasa namun di depan Mercure Hotel, hingga saat ini masih belum jelas apakah izin andal lalin telah terbit atau belum, ini menjadi tanda tanya bagi beberapa aktivis yang telah melakukan aksi unjuk rasa ditempat tersebut.

Ditempat terpisah, AKBP Reza Pahlevi (Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Sulsel) saat dikonfirmasi melalui via telefon celularnya sore mengatakan, "Hingga saat ini pihak dari Mercure Hotel belum sama sekali menghadap terkait hal tersebut." Ucapnya (ARIANI-RED)

Baca Juga  AWPI Sragen Soroti Potensi Indikasi Pungli Pelaksanaan Program PTLS
Advertisement
BAGIKAN