Berlokasi di Desa Lantang, Syuting Film “Mone Bukan Anak Karaeng” Segera Dimulai Bulan Depan

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Sulselberita

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Takalar – Salah seorang putra Takalar yang saat ini telah sukses di kampung orang, saa ini tengah mempersiapkan diri untuk memulai syuting film dengan judul “Mone Bukan Anak Karaeng”.

Dia adalah Muh Irfan Dg Mone, yang akrab dengan sapaan Dg Mone, Bagi nitizen penghuni group Facebook KabarTakalar, tentunya tak asing lagi.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Meski selama ini sering di buly karena postingan postingannya, namun rupanya tak membuat putra kelahiran Desa Lantang Kec.Polsel Kabupaten Takalar ini berkecil hati, justru youtuber ini malah membalasnya dengan candaan.

Anak kedua dari tiga bersaudara pasangan Dg Rangka dan Halija Dg Sanga ini lahir  di Takalar tepatnya di Desa Lantang, Kecamatan Polsel Tahun 1987 silam ini, rencananya akan membuat sebuah film dengan judul “Mone Bukan Anak Karaeng”.

Menurut pengusaha yang sekaligus sebagai model dan Youtuber.ini, rencananya film tersebut akan dibuat di Desa kelahirannya, yakni Desa Lantang Kec.Polsel Kab.Takalar,

“Kalau tidak ada halangan yang melintang, film ini akan kami mulai pembuatannya di bulan Desember tahun ini, paling lambat, bulan Januari Tahun depan, untuk.pemain yang akan terlibat, sekitar kurang lebih 20 orang”. Ungkap Dg Mone, Kamis, (7/11/2019).

Saat ditanyakan berapa biaya yang akan dihabiskan dalam pembuatan film ini, Dg Mone menjawab, “Biaya yang saya siapkan sekitar Seratus Juta lebih, mungkin akan makan waktu sekitar 1 bulan lamanya, yah demi pembuatan film tersebut, selain terkuras dana, tentunya saya juga harus mengorbankan waktu”. Ujarnya.

Lanjut diungkapkan, “Film ini bercerita tentang masa kecil saya di Desa Lantang yang dibesarkan dari kalangan keluarga pas pasan, setelah selesai, film ini akan saya upload juga d vidio chanel Mr Mons, intinya film ini akan menceritakn semua kisa nyata dari perjuangan dari kecil saya hingga dewasa”. Tutup Dg Mone Optimis.

Pos terkait