Kurang dari 12 Jam, Tim Macan Polsek Somba Opu Berhasil Ringkus 5 Pelaku Penyerangan di Romang Polong Gowa

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Sulselberita

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Gowa-Pasca penyerangan yang dilakukan sekelompok orang tidak dikenal (OTK) di perumahan Mahoni, kelurahan Romang Polong, kecamatan Somba Opu, Gowa senin (30/09) malam, Tim Macan Polsek Somba Opu yang menerima laporan langsung melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku.

Tidak butuh waktu lama, Tim Macan Polsek Somba Opu Gowa yang dipimpin langsung Ipda Emil Fachmi Makmur, SE, M. Adm. SDA, berhasil meringkus lima pelaku penyerangan.
Dari informasi yang berhasil dihimpun, kelima pelaku diringkus Tim Macan Polsek Somba Opu ditempat persembunyiannya di salah satu perumahan di Samata Gowa sesaat setelah melakukan tindakan kekerasan secara bersama sama.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Diketahui, kelima terduga pelaku yang diamankan Tim Macan Somba Opu yakni, DR (25) tahun, IR (20) tahun, AN (23) tahun, AS (20) tahun, dan NS (26) tahun.
Selain kelima terduga pelaku, personil juga mengaman barang bukti berupa:
-1 (satu) bilah samurai
-5 (lima) bilah parang,
-9 (sembilan) buah bom molotop dari botol You C
-4 (buah) bom molotop dari botol bir
-3 (bilah) badik
-9 (batang) anak panah/busur
-3 (pucuk) ketapel/pelontar busur
-1 (lembar) baju kaos warna merah sebagai sumbu bom molotop.

Kelima pelaku beserta barang bukti kini diamankan di Mako Polres Gowa guna melakukan penyidikan dan penyelidikan terhadap pelaku lain yang dalam pengejaran,diduga kuat pelaku berjumlah lebih dari satu orang masih dalam pencarian personil.

Pos terkait