Fatayat NU Sul-Sel Lakukan Kaderisasi Penguatan Ideologi

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Makassar-Pimpinan Wilayah Fatayat Nahdatul Ulama Sulawesi Selatan melaksanakan kegiatan LKD (Latihan Kader Dasar) sejak tanggal 27 September-29 September 2019 di LEC Kartika Pampang Makassar.

Kegiatan LKD ini mengambil tema “penguatan ideologi Ahlusunnah Waljamaah Annahdiyah dalam memperkuat peran fatayat NU di Sulawesi Selatan”. Peserta yang berjumlah 70 orang dari perwakilan hampir seluruh cabang Fatayat di Sulawesi Selatan ini di kawal langsung oleh ketua bidang kaderisasi nasional Nur Nadifah dan dua pengurus PP sebagai fasilitator Hizanaturrohmah dan Indah Mayasari.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Menurut ketua wilayah Fatayat NU Sulawesi Selatan, Nurul Ulfa, tema penguatan ideologi Ahlusunnah Waljamaah Annahdiyah di Kegiatan LKD angkatan II ini untuk memperkuat peran Fatayat NU di sulsel. Ideologi Ahlussunnah wal jamaah annahdiyah tidak hanya menjadi manhaj al fikr tetapi juga mampu diaktualisasikan dalam bentuk amaliah, gerakan dan semangat sesuai dengan visi misi Fatayat NU.

“Output pengkaderan ini juga diharapkan mampu menghasilkan generasi Fatayat NU yang militan serta secara massif melakukan pengkaderan di daerah masing-masing” imbuhnya.

Kegiatan yang berlangsung selama 3 hari ini sangat padat dengan penguatan ideologi, penguatan dan pemetaan isu perempuan di Sulawesi selatan, Keorganisasian dan penguatan jaringan dalam menjalankan amanah organisasi. Turut serta pemateri yang mewakili pengurus Wilayah Nahdatul Ulama Sulsel sekaligus Dosen UIN Alauddin Makassar, Amiruddin Aminullah yang memberikan penguatan ideologi Aswaja Annahdiyah.

Dalam materi citra diri kader Fatayat NU, Khizanaturohmah memaparkan bagaimana kader fatayat NU mampu mencitrakan dirinya sebagai kader yang amanah, mandiri, cerdas, ceria dan bertanggungjawab. Kader fatayat NU sulsel juga diharapkan mampu memetakan setiap tantangan dan hambatan yanh dihadapi oleh fatayat disetiap kabupaten untuk memaksimalkan khidmat fatayat kepada masyarakat dan bangsa.
(EM)

Pos terkait