Tolak Melayani,Wanita Pelayan Cafe Dianiaya Oknum Polisi

175

SULSELBERITA.COM. JenepontoSeorang perempuan yang berprofesi pelayan cafe di Desa Banrimanurung, Kecamatan Bangkala, Jeneponto, berinisial IN (23) diduga kuat dianiaya anggota polisi mesum.

Kasubag Humas Polres Jeneponto, AKP Syahrul membenarkan kejadian tersebut. Aksi kekerasan terjadi Jumat (19/7/2019) siang dengan pelakunya adalah oknum polisi berinisial WA berpangkat Bripka yang bertugas di wilayah Polres Takalar.

Dia menjelaskan, kronologis kejadian berawal pada pukul 21.00 Wita (Kamis malam), pelaku Bripka WA bersama sejumlah rekannya tiba di Cafe Karamaka dan langsung memesan minuman keras jenis bir sebanyak dua dos.

Advertisement

“Pada saat Bripka WA melakukan pesta miras bersama temannya yang dilayani oleh pelayan cafe sebanyak enam orang (perempuan). Saat itu, Bripka WA meminta untuk dilayani oleh korban IN namun ditolak,” ungkapnya.

Baca Juga  Kebakaran Rumah Diwilayahnya, Kapolsek Bajeng Gowa Bersama Personil Datangi Lokasi Kebakaran

Setelah korban menolak permintaan pelaku, korban pun keluar dari cafe dengan tujuan mencari makan.

“Pada saat korban masuk di kamar pelaku Bripka WH yang sudah berada di dalam, kembali meminta kepada korban untuk dilayani namun korban tetap menolak dan tidak mau melayaninya,” ujar Syahrul

Saat itu, pelaku emosi dan memukul korban. “Pelaku melakukan penganiayaan dengan cara memukul dan menginjak-injak pada bagian muka, yang mengakibatkan korban mengalami luka terbuka bagian bibir, keluar darah pada di hidung, memar dan bengkak pada bagian muka sebelah kanan serta kelopak mata,” jelas Syahrul.

Informasi yang berhasil dihimpun awak media,atas kejadian tersebut pihak Propam Polres Takalar telah mengamankan pelaku untuk diproses lebih lanjut.

Advertisement
BAGIKAN