Ada Apa?? Jalan Beton Poros Sapaya-Malakaji Terbengkalai Pengerjaannya

0
305

SULSELBERITA.COM. Gowa - Puluhan massa aksi yang tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa Dataran Tinggi (SOMADAT) menggelar aksi unjuk Rasa di Gedung DPRD Provinsi Sul-Sel pada Kamis 16 Mei 2019. Kemarin.

Aksi unjuk Rasa tersebut menyikapi keterlambatan pemerintah sulawesi selatan dalam melakukan perbaikan jalan poros provinsi Sapaya - Malakaji Kab Gowa. Sebelumnya kerusakan jalan tersebut akibat dari bencana longsor pada bulan januari 2019 lalu.

Menurut salah satu Massa Aksi dalam Orasinya bahwa "Akses jalan poros provinsi Sapaya - Malakaji yang notabenenya sebagai akses ekonomi 4 Kecematan masyarakat Dataran Tinggi Kab. Gowa,

Ketika jalan tersebut mengalami kerusakan yang fatal seperti itu maka itu akan berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat" Ungkap Jendral Lapangan Hairun Alfi Zahring

''Sudah 3 Bulan pasca bencana longsor namun sampai pada hari ini tidak ada progres yang di lakukan oleh pemerintah terkait"

Baca Juga  Kades Jipang "Pekerjaan Pelebaran Jembatan Penghubung Gowa - Takalar ¬†Saya Tidak Tahu"

"Bahkan di jalan batumassongko yang mengalami kerusakan begitu fatal sudah ada yang menjadi korban keganasan jalan tersebut. Tambahnya pada saat di wawancarai melalui media Whatshap."

Dalam aksi demonstrasi tersebut berjalan dengan lancar, setelah para massa aksi melakukan orasi di depan gedung DPRD Provinsi Sul-Sel, Massa aksi lalu kemudian di panggil untuk melakukan audiensi dengan Komisi Pembangunan.

Namun pada saat dalam Ruangan Rapat ternyata bukan dari Komisi Pembangunan yang menemui massa aksi dengan Alasan Semua Anggota dari Komisi D sedang tidak ada di kantor, sedang ada kegiatan Riset sampai pada tanggal 24 Mei 2019.

"kami belum menerima kejelasan dari Pihak DPRD provinsi kami masih menunggu panggilan sesuai dengan hasil kesepakatan pada saat audiensi untuk mengadakan Forum Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama dengan Istansi Terkait, Ketika hal itu tidak terlaksana maka kami akan membuka kerang konsolidasi besar-besaran dan datang ke gedung DPRD dengan massa yang lebih banyak" ungkap kordinator Lapangan Sahril.

Baca Juga  Miriss....Sejumlah Oknum Brimob Di Duga Aniaya Wartawan Saat Lakukan Peliputan

Sesuai dengan tuntutan dari Elemen mahasiswa yang tergabung dalam solidaritas Mahasiswa dataran Tinggi bahwa Pemerintah provinsi harus segera melakukan normalisasi akses jalan provinsi karena jalan adalah hal yang vital dalam aktivitas ekonomi masyarakat.

Massa aksi juga menuntut Agar perbaikan jalan poros provinsi sapaya - malakaji harus segera di percepat dan DPRD Provinsi jangan menutup mata melihat keresehan-keresahan yang terjadi di masyarakat.

Kontributor: Ilham

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here