TPP ASN Takalar Belum Dibayarakan, Ternyata ini Penyebabnya

0
644

SULSELBERITA.COM. Takalar - Kisruh dan polemik Terkait TPP Aparat Sipil Negara (ASN) di Takalar, yang sampai saat ini belum juga dibayarkan oleh pihak Pemda Takalar, ternyata selama ini terkendala oleh beberapa hal.

Bahkan kisruh ini juga sudah sampai ke tangan Polda, sehingga Kadis Keuangan sempat di panggil oleh pihak Polda Sulsel beberapa waktu yang lalu.

Kabag Ortala Andi Herni yang ditemui diruang kerjanya hari ini, (Kamis, (16/5/2019), menjelaskan pokok permasalahan yang terjadi sebenarnya, sehingga TPP tersebut belum di bayarkan..

"Jadi perlu di pahami, TPP sudah ada di jaman Bupati  H.Bur, yakni sejak tahun 2016-2017, pembayaran TPP saat itu, sebenarnya tidak dianggap salah, tapi kurang tepat. kenapa  TPP 2018 tidak dibayarkan karena berdasarkan  hasil kunjungan ibu linda dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu yang lalu, memerintahkan kepada  kami untuk membuat dulu dokumen evaluasi jabatan sebagai dasar pembayaran TPP ke ASN".Ungkap Andi Herni.

Baca Juga  Demonstran Tuding Bidan Tertawai Pasien, Begini Klarifikasi Dirut RSUD Padjonga Dg Ngalle

Lanjut dijelaskan Andi Herni, "Jadi ketika ini mau dilakukan pembayaran, maka  tidak boleh disamaratakan, karena ada kelas jabatan dan nilai jabatan, makanya pembayaran harus berdasar evaluasi jabatan, itulah yang kemudian dirupiahkan berdasarkan kemampuan keuangan daerah, dan alhamdulillah  dokumen yang diminta oleh pihak KPK  sudah selesai". Jelasnya.

Lebih jauh dijelaskan lagi, "Nah sekarang tinggal kesiapan pihak BKD menyiapkan aplikasi E-Kinerja, yakni untuk merekap semua data  ASN, mulai dari kehadiran dan segala macam bentuk kegiatan yang dilakukan sesuai tupoksi masing masing, Intinya dokumen evaluasi jabatan sudah kami siapkan sebagai dasar Pemda Takalar membayarkan TPP sesuai kemampuan daerah". Jelasnya lagi.

"Terkait adanya tudingan kenapa kabupaten lain bisa dibayarkan, perlu saya jelaskan,Kabupaten lain itu memang sudah membuat dokumen evaluasi jabatan sebagai dasar pembayaran TPP dari tahun tahun sebelumnya, sementara Takalar baru tahun 2018, dan sudah ditandatangani pihak Kemempan pada tanggal 31 Oktober 2018 yang lalu". Tutup Andi Herni

Baca Juga  Diduga Labrak Permen PUPR, Bank BRI Takalar Digruduk LSM Bakin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here