Oknum PPK di Gowa ini Mengaku Dibayar 200 Juta untuk Geser Suara Caleg

0
975

SULSELBERITA.COM. Gowa - Sebagaimana diberitakan media ini sebelumnya, dimana disebutkan dua orang oknum anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kec.Pallangga Kab.Gowa, diamankan oleh pihak kepolosian, karena di duga telah melakuakan persekongkolan jahat dengan memanooulasi perolehan suara untuk memenangkan oknum oknum Caleg tertentu.

Kedua oknum anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pallangga yang diamankan Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Gowa tersebut adalah Imran (34 thn) dan Ihwa.

Saat memberikan keterangan di kantor Mapolres Gowa, kedua oknum PPK tersebut mengaku dan meyesali perbuatannya serta meminta maaf. “Saya betul-betul menyesal dengan perbuatan yang telah mencoreng pesta demokrasi ini,”  ujar Imran di Kantor Polres Gowa, Selasa (14/5/2019).

Namun sebuah pengakuan yang cukup mengejutkan, karena keduanya mengaku dibayar oleh 3 orang oknum Caleg dengan harga yang sangat fantastis, yakni mulai 150 juta sampai 200 juta per Caleg

Baca Juga  Sebut Tulisan Semua Wartawan Bohong, Kades Bontomanai Segera Berurusan Pihak Kepolisian

Dalam menjalankan aksinya tersebut, Imran dan Ihwa mengaku, mengubah perolehan suara di beberapa partai tingkat kabupaten,  dengan cara mengurangi suara caleg tertentu. Kemudian, memindahkan suaranya  ke suara tiga caleg yang telah membayar jasa mereka.

Menurut kedua oknum PPK tersebut, pekerjaan dengan imbalan ratusan juta rupiah tersebut mereka ambil, murni karena motif ekonomi.

Atas pengakuan keduanya, Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, menjelaskan, bahwa dalam waktu dekat ini, ke tiga  oknum caleg yang dimaksud, yang telah menyuap PPK,  akan dipanggil Bawaslu dan Polres Gowa, guna dimintai keterangan.

Atas kasus tersebut, pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gowa, juga telah mengambil tindakan berupa menonaktifkan lima anggota PPK Pallangga. Itu untuk menindaklanjuti dugaan pergeseran suara caleg.

Baca Juga  Sebelum Tinggalkan Kejati Kepri, Fery Tass Jebloskan Mantan Kepala BPBD Kepri Bersama Seorang Tersangka Lainnya ke Penjara

“Untuk sementara, 5 PPK dinonaktifkan sambil menunggu proses pemeriksaan,” kata Ketua KPU Gowa, Muhtar Muis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here