Ternyata “Gagal Boking” Penyebab Indra Habisi Nyawa Janda Muda di Kamar 209 Wisma Benhil Makassar

0
1665

SULSELBERITA.COM. Makassar — Indra Anugrah Saputra, Pelaku pembunuhan terhadap seorang janda muda yang terjadi di kamar 209 Wisma Benhill Toddopuli Kec.Panakkukang pada kamis (11/04/2019) yang lalu, kini telah di tangkap oleh pihak tim Resmob Unit Jatanras Polrestabes. Jumat, (19/4/2019).

Meski sempat menjadi buron selama kurang lebih satu minggu, Indra tak berkutik setelah 6 butir peluru petugas bersarang di kakinya, akibat melakukan perlawanan saat hendak ditangkap di tempat persembunyiannya.

Pelaku pembunuhan janda muda Rosalina Kumalasari alias ocha (19 thn), saat di interogasi menjelaskan kenapa dirinya menghabisi nyawa korban.

Pelaku yang merupakan warga jalan Nipa Nipa, Perumnas Antang, kec. Manggala Makassar ini mengungkapkan kronologis kejadian pembunuhan yang dilakukannya.

"Saat itu saya janjian bersama korban diwisma Benhil, pada hari Kamis (11/04/2019) lalu sekira pukul 12.00 Wita, Hingga akhirnya sejam kemudian atau tepat pukul 13.00, Rosalina Kumala Sari memesan kamar untuk short time 4 jam diresepsionis dengan memakai nama Dita. Resepsionis memberikan kunci kamar 209 yang berada dilantai 2 ,Rosalina alias Dita pun masuk menunggu dikamar".Jelas Indra.

Baca Juga  Quick Respon, Wakapolres Gowa Datangi TKP Laka Lantas di Kota Malino

Lanjut di jelaskan oleh pelaku, "Sebelumnya pada pagi hari saya menghubungi korban melalui telepon, dengan tujuan ingin memboking kan teman saya sesuai kesepakatan sebesar 700 ribu, namun teman saya terakhir membatalkan bokingannya. Akhirnya saya pun mendatangi Wisma Benhil , lantas kekamar 209 lantai dua tempat dimana Rosalina menunggu. Saat ketemu saya pun membicarakan perihal pembatalan bokingan teman saya tersebut, yang pada akhirnya korban marah , soalnya dia sudah terlanjur boking kamar"Jelas Indra lagi.

Lebih jauh dijelaskan Indra, "Akhirnya terjadilah cekcok antara kami, hingga keluar kata kata kotor dari mulut korban “S*nda**”,  Spontan saya tersinggung dan refleks mencabut sangkur yang terselip ddi pinggangku dan langsung menusukkan ketubuh bagian dada korban, dan karena korban melawan, saya lalu menusuk korban berkali kali". Tutup pelaku.

Baca Juga  Rumah Mantan Camat Sanrobone Ludes Dilalap Sijago Merah

Dari hasil temuan Polisi di TKP, terdapat 27 luka bekas tusukan disekujur tubuh korban termasuk dibagian wajah korban.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here