Kapal Pecah Dihantam Badai, 4 Nelayan Tanakeke Tenggelam di Perairan Pulau Dewakang

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Takalar – Sebuah kecelakaan laut kembali terjadi, kali ini menimpa kapal Jolloro yang ditumpangi oleh 4 orang Nelayan asal Desa Tompotanah, Kepulauan Tanakeke Kec.Mapsu Kab.Takalar.

Menurut keterangan salah seorang keluarga Korban, bahea keepatnya berangkat dari Pulau Sabaru Pangkep menuju Pulau Tanakeke pada Hari Sabtu Sore, (23/3/2019), namun baru berjalan 3 jam, kapal jolloro mereka dihantam badai di sekitar perairan Pulau Dewakan Cadd’, yang mengakibatkan jolloro yang mereka tumpangi pecah dan terpotong menjadi dua bagian.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Keempat nelayan tersebut adalah, Daeng Muang. Ridwan. Hendra dan H.Baso Dg Ngalle (Pemilik kapal).

“Mereka berangkat dari Pulau Sabaru pada hari Sabtu yang lalu menuju Tanakeke, namun tenggelam dalam perjalanan karena di hantam badai yang membuat Jolloro yang mereka tumpangi terpotong menjadi dua bagian di sekitar oerairan Pulau Dewakang Caddi”. Ungkap Ansar (Menanti H.Baso Dg Ngalle), Rabu, (27/3/2019).

“Baru Tiga Orang yang ditemukan dalam keadaan selamat okeh nelayan dari Pulau Lae Lae Makassar tadi pagi sekitar Pukul 6.30. Wita, sementara mertua saya H.Alle sampai sekarang belum diketahui bagaimana nasibnya’”. Tutup Ansar.

Pos terkait