Mayat Seorang Guru di Jeneponto Korban Banjir di Temukan Mengapung di laut

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Jeneponto – Warga Tunrung Ganrang Arungkeke Jeneponto, dikejutkan dengan penemuan satu sosok mayat berjenis kelamin laki-laki terapung di perairan laut setempat.

Temuan ini berawal ketika salah seorang Petani Rumput Laut, Saneru, 45 tahun, hendak melakukan aktivitasnya namun tiba-tiba ia melihat sosok seperti manusia sedang terapung .

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Saneru pun langsung membawanya ke daratan dan Berteriak-teriak temuannya tersebut. “Saya kaget bukan kepalang,,” ujar Saneru, kamis 24 Januari 2019.

Dari pantauan, saat ini warga setempat tengah beramai-ramai mendatangi lokasi penemuan sosok mayat tersebut.

Diduga sosok mayat itu adalah korban Banjir beberapa waktu lalu yang terjadi di Hampir Seluruh pelosok Jeneponto.

Sementara itu, Akbar Karaeng Bulu, seorang warga asal Tunrung Ganrang Desa Arung Keke, mengaku mengenali salah satu sosok mayat tersebut.

Ia meyakini mayat itu adalah Daeng Patta Warga Jombe Guru SD Di Jeneponto,yang ikut menjadi korban Banjir.” ujar Karaeng Bulu.

Sebelumnya, pada Selasa Sore, 22 Januari 2019, Banjir menghantam Beberapa kecamatan Di Jeneponto dan masih banyak Anggota keluarganya Belum Di temukan.

Dari informasi yang diperoleh, guru SD ini saat teejadi banjir, ingin menolong ibunya yang sedang hanyut dengan Rumahnya tapi takdir berkata lain, ibunya di temukan hari itu juga dalam keadaan tak bernyawa lagi.

*ilham*

Pos terkait