Seorang Warga Gowa di Duga Ikut Jadi Korban Tewas Pembantain di Papua

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Papua – Aksi biadab yang dilakukan oleh kelompok separatis bersenjata berupa pembantaian 31 orang pekerja jembatan Trans Papua di kabupaten Nduga, kini menjadi perhatian publik.

Kecaman dan seruan untuk menumpas kelompok ini terus mengalir, media sosial Facebook hampir setiap saat menampilkan berita berita yang berkaitan dengan kejahatan kemanusiaan yang dilakukan oleh kelompok separatis bersenjata tersebut.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Seperti yang diketahui, sekitar 31 orang pekerja jembatan yang tewas di bantai pada Minggu (2/12/2018) kemarin oleh kelompok separatis bersenjata, dan dari kesemua korban tersebut, salah seorang diantaranya di duga adalah seorang warga Kab.Gowa Provinsi Sulawesi Selatan.

Adalah M. Agus, Korban diketahui adalah warga Dusun Botong, Desa Bontomanai, Kecamatan Bungaya, Kabupaten Gowa.

Kepala Dusun Botong 2 Basir, yang dikonfirmasinoleh salah satu awak media, membenarkan jika salah satu korban pembunuhan sadis tersebut merupakan warganya.

“Iyek betul namanya Muhammad Agus, ini sudah pasti yang pekerja jembatan itu di Papua, ini saya mau ke rumahnya sebentar,” Ujarnya, Selasa (4/12/2108).

Pos terkait