Diduga Korupsi Dana Operasional 1,5 M, Kejari Takalar Genjot Pemeriksaan Pihak Pabrik Gula Takalar

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Takalar – Penanganan Kasus Dugaan Korupsi yang terjadi di Pabrik gula Takalar, kembali mencuat, hal ini berdasarkan hasil pantauan awak media di kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Takalar. (Senin, 12/3/2018).

Melalui Seksi Pidana Khusus Kejari Takalar, mengatakan tengah  melakukan pemeriksaan secara maraton kepada empat orang dari pihak Pabrik Gula Takalar. Pasalnya mereka ini dianggap mengetahui banyak tentang seluk beluk penggunaan dana operasional pabrik gula sebesar Rp1,5 miliar yang diduga telah dikorupsi pihak tertentu.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

”Kami sudah melakukan pemeriksaan sebanyak dua kali. Empat orang dari pihak Pabrik Gula Takalar telah kami periksa untuk dimintai keterangan atas penggunaan dana operasional sebesar Rp1,5 miliar yang belum diketahui kemana rimbanya,” kata Zen Hadianto,.

Lanjut di sampaikan, “Besok (hari ini, Red), kami akan memeriksa lagi dua orang, kami sudah layangkan surat panggilan kepada dua orang tersebut, dan kami berharap keduanya datang memenuhi panggilan sesuai jadual pemeriksaan,” ujar Zen Hadianto.

Adapun keempat orang yang telah menjalani pemeriksaan oleh pihak Kejari Takalar tersebut, adalah: Lira Daeng Ngoyo selaku Bendahara, H Nursaung sebagai Sub Bagian Pembukuan, Diddi Letto sebagai Kasubag ASN, dan Jatmiko Utomo sebagai Kepala Tata Usaha Keuangan

Pos terkait