GENETIKA Sulsel Minta KPU Tak Akomodir Balon Kepala Daerah Terindikasi Narkoba

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Makassar – Pengurus wilayah generasi muda nusantara anti narkotika(GENETIKA) sulawesi selatan meminta komisi pemilihan umum (KPU) provinsi sulawesi selatan untuk tidak mengakomodir bakal calon kepala daerah terlibat narkoba yang akan bertarung di kabupaten kota di sulawesi selatan pada pilkada 2018  karena akan berdampak pada bebasnya peredaran obat terlarang pada daerah tersebut.

Dari hasil kordinasi terbatas  genetika yang melibatkan pengurus pusat , pengurus wilayah dan pengurus daerah Genetika di salah satu warung kopi di jalan alauddin makassar sulawesi selatan (rabu malam 17/01/2018)  hasil investigasi tim dan kordinasi dengan BNN provinsi sulawesi selatan genetika telah mengantongi beberapa nama bakal calon yang di duga kuat dan nama tetsebut  tidak etis apabila di publish ke publik cukup nama ini menjadi pantauan khusus genetika di sulawesi selatan.ujar Amin rais  ketua genetika kota makassar.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Amin rais, menegaskan untuk hasil tes urine  bakal calon kepala daerah, ketua umum Pengurus Pusat Genetika lewat jubirnya asri syamsuddin telah menginstruksikan untuk meminta Kpu dan bawaslu sulsel untuk tidak mengakomodir calon tersebut dalam aksi unjukrasa dan administrasi yang akan dilaksanakan pada senin 22 januarin2018.

“Untuk mewujudkan pergerakan tersebut genetika pusat,provinsi kabupaten kota akan mendatangi Kantor KPU dan Bawaslu sulsel meminta secara langsung kepada komisioner termasuk meminta kpu dan bawaslu untuk memasukkan isu narkoba pada debat kandidat nantinya”. Tutup amin rais (rilis)

Pos terkait