Dinkes dan PSC 119 Gerak Cepat Tangani Dugaan Keracunan Massal Makanan di Galesong

Sumpah Pemuda ke-98

Hari Santri Nasional, Bupati dan Wakil Bupati Takalar

SULSELBERITA.COM. TAKALAR — Sebanyak 44 warga mengalami gejala dugaan keracunan makanan usai menghadiri acara hajatan di Dusun Borongtaipaya, Desa Campagaya, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, Senin (2/11/2026). Sejumlah tamu undangan dilaporkan mengeluhkan pusing, mual, hingga muntah tidak lama setelah menyantap hidangan yang disajikan.

Mendapatkan laporan tersebut, tim medis Puskesmas Bontomangape segera bergerak ke lokasi untuk memberikan pertolongan pertama. Mengingat jumlah korban cukup banyak, pihak puskesmas kemudian meminta dukungan tambahan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Takalar dan tim Public Safety Center (PSC) 119.

Bacaan Lainnya

Hari Kesaktian Pancasila - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Sulselberita

Hari Kesaktian Pancasila - Muh. Ibrahim Bakri - sulselberita

 title=

HUT TNI ke-81, Bupati dan Wakil Bupati Takalar

Kepala UPTD PSC 119 Takalar,  Marhadi, SKM., M.Kes., serta Sekertaris Dinas Kesehatan Takalar, H. Sapri, SKM., S.Kep., M.Kes., turun langsung memantau penanganan di lokasi.

Berdasarkan pendataan, 44 orang terdampak dengan rincian: 24 orang ditangani di Puskesmas Bontomangape, 6 orang di Puskesmas Bontokassi, 5 orang di Puskesmas Bontomarannu, 2 orang di Puskesmas Galesong, 1 orang di RS Pratama Gowa, dan 6 orang dipantau di rumah. Seluruhnya telah mendapatkan penanganan medis yang diperlukan.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Takalar telah mengambil sampel makanan untuk diperiksa di laboratorium guna mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut. Hasil pemeriksaan masih ditunggu.

Dinas Kesehatan juga mengimbau masyarakat untuk segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami gejala seperti mual, muntah, diare, maupun pusing setelah mengonsumsi makanan. Penanganan dilakukan secara terpadu guna memastikan keselamatan dan pemulihan seluruh warga yang terdampak.

Pos terkait