SULSELBERITA.COM. Takalar – 30 Oktober 2026 — Bukan sekadar kegiatan kebersihan biasa, Kecamatan Pattallassang kini memiliki dua gerakan rutin yang menyatukan kepedulian lingkungan dan penguatan nilai spiritual setiap hari Jumat. Melalui program Takalar BISA! (Bersih, Indah, Sehat dan nyAman) serta Pattallassang Angngaji, seluruh aparatur dan masyarakat di sembilan kelurahan bergerak serentak setiap pekan.
Pada Jumat (30/10/2026), pantauan awak media menunjukkan antusiasme yang tinggi. Aparatur pemerintah bersama warga terlihat bergotong royong membersihkan saluran air, lingkungan permukiman, serta area perkantoran di Kelurahan Kalabbirang, Sabintang, Maradekaya, Bajeng, hingga Salaka. Secara bersamaan, di kantor-kantor kelurahan, berlangsung kegiatan mengaji bersama yang diikuti seluruh aparatur.
Lurah Bajeng menyampaikan bahwa kedua kegiatan ini telah menjadi agenda tetap setiap Jumat yang digagas oleh Camat Pattallassang.
“Ini sudah menjadi kegiatan rutin kami setiap hari Jumat. Ada Takalar BISA! untuk menjaga kebersihan lingkungan dan Pattallassang Angngaji untuk meningkatkan nilai-nilai spiritual aparatur. Semua kegiatan terkoordinasi dengan baik dan melibatkan seluruh unsur di wilayah masing-masing,” ungkapnya.
Camat Pattallassang, Bansuhari Said, S.AP., M.Si., menjelaskan bahwa kedua program tersebut saling melengkapi. Kebersihan lingkungan diperlukan agar masyarakat hidup sehat dan nyaman, sementara penguatan spiritual melalui kegiatan mengaji penting untuk menjaga kebersihan hati.
“Kebersihan lingkungan itu penting. Kita ingin masyarakat hidup dalam lingkungan yang bersih, indah, sehat dan nyaman. Karena itu, melalui Takalar BISA!, kami membangun budaya gotong royong yang harus menjadi kebiasaan, bukan hanya dilakukan ketika ada kegiatan atau perlombaan,” ujar Bansuhari.
“Kalau lingkungan kita bersihkan setiap Jumat, hati kita juga perlu dibersihkan. Melalui Pattallassang Angngaji, kita ingin membangun keseimbangan antara kepedulian terhadap lingkungan dan penguatan spiritual. Aparatur pemerintah bukan hanya dituntut bekerja dan melayani masyarakat, tetapi juga harus memiliki nilai-nilai moral dan keagamaan sebagai landasan dalam menjalankan tugas,” tambahnya.
Gerakan ini juga merupakan tindak lanjut arahan Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, agar seluruh jajaran pemerintahan senantiasa menghadirkan kegiatan yang bermanfaat nyata bagi masyarakat. Diharapkan, kedua kegiatan ini dapat tumbuh menjadi karakter warga dan aparatur di seluruh wilayah Pattallassang.










