Enam Orang Luka-luka Pasca Hancurnya Rumah Mewah di Grand Polonia

Enam Orang Luka-luka Pasca Hancurnya Rumah Mewah di Grand Polonia

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM, Medan – Sebuah rumah mewah berlantai tiga di Komplek Grand Polonia, Jalan Perhubungan, Kelurahan Suka Damai, Kecamatan Medan Polonia, dilaporkan mengalami ledakan hebat pada Senin (20/7/2026).

Ledakan tersebut mengakibatkan bangunan rumah mengalami kerusakan parah hingga sebagian besar struktur runtuh ke badan jalan. Material bangunan berupa tembok, kaca, dan puing-puing berserakan di sekitar lokasi, sementara balkon rumah roboh dan menghantam tiga unit mobil yang terparkir di depan bangunan.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Suara ledakan yang terdengar keras membuat warga sekitar berhamburan keluar rumah untuk mencari sumber kejadian. Saat tiba di lokasi, mereka mendapati rumah tersebut telah hancur dan dipenuhi reruntuhan.

Seorang wanita terlihat menangis histeris sambil memanggil anggota keluarganya yang diduga masih berada di dalam rumah. Petugas kepolisian melarangnya mendekati bangunan karena dikhawatirkan masih berpotensi roboh.

Berdasarkan informasi awal yang diperoleh di lokasi, sedikitnya enam orang mengalami luka-luka akibat terkena hempasan material bangunan dan pecahan kaca. Selain itu, beberapa orang dilaporkan diduga masih terjebak di bawah reruntuhan.

Petugas dari kepolisian, TNI, Dinas Pemadam Kebakaran, serta aparat Pemerintah Kecamatan Medan Polonia langsung turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan mengamankan area. Sejumlah ambulans juga disiagakan guna membawa korban ke rumah sakit.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab ledakan masih belum diketahui. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab maupun kronologi pasti kejadian tersebut.

(Lentini Krisna Prananta Sembiring Brahmana, S.E.)

Pos terkait