SULSELBERITA.COM. TAKALAR, 10 Mei 2026 – Komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Takalar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir kembali dibuktikan Bupati Mohammad Firdaus Daeng Manye. Pada Kamis (7/5/2026), ia melakukan pertemuan strategis dengan Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan di Ruang Rapatm. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta, untuk memperjuangkan pembangunan empat lokasi Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di wilayahnya.
Empat desa yang diusulkan menjadi lokasi pembangunan tersebut adalah Desa Boddia, Desa Bontokanang, Desa Sampulungan, dan Desa Topejawa. Program ini dirancang sebagai langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi warga nelayan, sekaligus membenahi dan meningkatkan kualitas kawasan pesisir di Takalar.
Dalam pertemuan itu, Bupati Daeng Manye disambut hangat oleh seluruh jajaran KKP. Diskusi berlangsung akrab, terbuka, dan penuh semangat kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat demi memajukan sektor kelautan dan perikanan di Takalar.
Di hadapan Wakil Menteri, Daeng Manye memaparkan secara rinci potensi besar Takalar sebagai daerah pesisir dengan kekayaan sumber daya laut yang melimpah. Ia juga menjelaskan kondisi nyata kampung-kampung nelayan, potensi hasil tangkapan ikan, serta kebutuhan mendesak pembangunan sarana dan prasarana penunjang agar aktivitas nelayan lebih efisien dan bernilai ekonomi tinggi.
Selain mengusulkan pembangunan fisik kawasan, Daeng Manye juga menekankan bahwa kehadiran pemerintah harus memberikan harapan baru bagi nelayan kecil agar bisa hidup lebih sejahtera, mandiri, dan tidak lagi terjebak dalam lingkaran kemiskinan.
“Pemerintah hadir sepenuhnya untuk masyarakat pesisir. Kami ingin nelayan Takalar memiliki kawasan yang tertata rapi, fasilitas lengkap, produktif, dan mampu mengangkat taraf hidup seluruh keluarga nelayan,” tegas Daeng Manye saat pertemuan.
Program Kampung Nelayan Merah Putih dinilai akan mengubah wajah kawasan pesisir Takalar secara menyeluruh. Mulai dari penataan lingkungan, penguatan ekonomi masyarakat, hingga mendukung pengembangan wisata bahari yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Langkah aktif dan serius yang diambil Pemkab Takalar ini mendapatkan apresiasi tinggi. Upaya ini dianggap bukti nyata keseriusan pemerintah daerah memperjuangkan kebutuhan warga, terutama nelayan yang selama ini menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah.
Kehadiran langsung Bupati di tingkat kementerian juga menjadi bukti bahwa aspirasi dan kebutuhan masyarakat pesisir Takalar terus diperjuangkan, agar manfaat pembangunan dan peningkatan kesejahteraan dapat dirasakan secara nyata hingga ke pelosok kampung-kampung nelayan.






