Jubir DM-HHY Angkat Bicara Terkait Postingan Propaganda di Medsos

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Takalar— Tensi politik jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Takalar yang akan digelar pada tanggal 27 November 2024 mendatang mulai memanas. Pasalnya, sejumlah pihak yang tidak bertanggungjawab mulai melakukan aksi propoganda dengan memuat postingan-postingan di media sosial (Medsos).

Seperti postingan di salah satu grup Facebook yang disinyalir merupakan aksi propaganda terhadap Calon Bupati (Cabup) Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, yang dimuat oleh salah satu media online lokal di Kabupaten Takalar, Jumat (20/9/2024).

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara (Jubir) Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Takalar, Daeng Manye-Hengky Yasin (DM-HHY), Ahmad Sabang, angkat bicara. Dia mensinyalir, ada oknum yang sengaja menggiring opini bahwa seolah-olah Paslon DM-HHY takabbur.

“Postingan itu bukan pernyataan dari tim relawan maupun tim pemenangan serta simpatisan DM-HHY. Akun yang membuat postingan pada platform media sosial Facebook, itu kan jelas siapa orangnya. Dan dia itu bukan tim pemenangan atau tim relawan DM-HHY,” tegasnya.

Achmad yang merupakan anggota DPRD dari Partai NasDem itu mengatakan, masyarakat bisa melihat bagaimana DM dan HHY begitu gencar turun ke lapangan untuk mensosialisasikan visi-misinya kedepan dalam memimpin Takalar.

“Hal ini membuktikan bahwa DM HHY tidak takabbur dan merasa di atas angin. DM HHY tetap menghargai proses demokrasi yang ada dan tentunya tidak mendahului kehendak Tuhan dengan cara berikhtiar untuk memenangkan hati masyarakat,” pungkasnya.

Olehnya itu, Achmad mengimbau kepada oknum-oknum yang tak bertanggungjawab, untuk tidak menyebar berita-berita bohong di medsos. Agar pelaksanaan Pilkada Takalar dapat berjalan lancar, aman dengan damai.

“Jika memang postingan itu memuat adanya dugaan pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan atau perbuatan melawan hukum, mungkin bisa saja kita laporkan ke kepolisian,” tegasnya.(…)

Pos terkait