Innallillahi Wa Inna Ilaihi Raji’un, Dua Pasien Lumpuh Kakak Beradik Asal Bontonyeleng, Bulukumba Meninggal Dunia

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Bulukumba – Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun, Berita duka cita kembali datang dari pasien lumpuh, kakak-beradik asal Dusun Seka, Desa Bontonyeleng, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Setelah sebelumnya, Ramlah (24 tahun) dikabarkan menghembuskan nafas terakhir dalam masa perawatan Rumah Sakit Pusat DR. Wahidin Sudiro Husodo, Makassar.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Tetiba, berita duka cita kembali terdengar, menyusul berkembalinya ke rahmatullah, Mila (20 tahun) hari ini, Jum’at, (12/01).

Mila dikabarkan meninggal dunia, berselang sehari setelah berkembalinya Ramlah, kakak almarhumah.

Sehari sebelum menghembuskan nafas terakhir, Mila sempat mengalami demam tinggi, sampai dengan hari Jum’at pagi, dan akhirnya dinyatakan telah tiada, pada sekira pukul 14.00 Wita.

Padahal, tim dr telah bersepakat untuk mengembalikan Mila ke Rumah Sakit Pusat (RSP) Wahidin Sudirohusodo, Makassar, beberapa hari kedepan.

Namun rupanya Allah berkehendak lain.
Berita duka berkembalinya Mila, plus menjadi jawaban atas penolakan almarhumah untuk melanjutkan perawatan seorang diri di rumah sakit dan enggan berpisah dengan almarhumah kakanya. (fadly syarif)

Pos terkait