Dewa Mabuk di Desa Lassang Kembali Beraksi, Rusak Kendaraan Warga dan Baliho Caleg

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Takalar –  Seorang Warga Desa Lassang Kec.Polut Kab.Takalar  bernisial SS, di kenal dengan julukan “Dewa Mabuk”.

Oknum Warga berinisial SS ini, kerap kali membuat keonaran dikampung  saat dirinya mabuk sehabis mengkonsumsi minuman keras sejenis ballo.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Seperti yang dilakukannya tadi malam sekitar pukul 22.00 WITA di depan SMP Neg 2 Desa Lassang, si Dewa Mabok kembali beraksi, Akibat mabok sehabis minum minuman keras (ballo) membuat warga ketakutan.

Menurut keterangan saksi mata dilokas yang meminta agar namanya tidak ikut dimediakan mengungkapkan kronologis kejadian.

” Itu Terjadi tadi malam sekitar  pukul 22.00 WITA, tepatnya  di depan SMPN  2 Desa Lassang, sesorang berinisal SS pulang dalam keadaan mabuk, disepanjang jalan di dewa mabok  berteriak teriak, dan ketika sampai didepan SMPN 2 jalan masuk dirumahnya, SS merusak sejumlah motor yang terparkir didepan Rumah warga, dan merusak baliho caleg yang ada dipinggir jalan”. Ungkap sumber. Sabtu 14/10/2023.

“Tidak hanya itu,  warga yang datang untuk menasehati malah diancam menggunakan parang, bukan hanya diancam bahkan nyaris ditebas untungnya orang tersebut cepat melarikan diri, sakin brutalnya SS bahkan mengejar orang tersebut dengan parang yang dipegangnya, untungya ada pagar sekolah yang menghalangi SS”. Ungkap sumber lagi lebih jauh.

” Kejadian ini sudah beberapa kali terjadi”. ungkap seorang warga lainnya  yang rumahnya pas didepan SMPN 2.

” Ketika mabuk “SS” sengaja bikin kekacauan, mulai dari suara motornya yang bising, berteriak teriak cari lawan bahkan merusak barang barang milik warga”. Ungkap tetangga korban.

Segenap warga di dusun paraikatte berharap agar pihak kepolisan untuk memproses kasus ini, supaya dikemudian hari tidak ada lagi tindakan yanv sengaja dilakukan SS untuk menakuti yang mengancam nyawa warga.

Pos terkait