SMPN 31 Makassar Laksanakan Asesmen Kompetensi Minimum Selama 2 Hari

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Sulselberita

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Makassar –– Salah satu kebijakan penting yang diambil oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 2020 lalu adalah kebijakan Asesmen Nasional. Berbeda dengan Ujian Nasional (UN), asesmen nasional tidak lagi mengevaluasi capaian hasil belajar peserta didik secara individu, akan tetapi mengevaluasi dan memetakan sistem pendidikan berupa input, proses, dan hasil.

Asesmen Nasional tahun 2021, nantinya akan terdiri dari tiga bagian, yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 31 Makassar menggelar AMK selama dua hari yakni 6 dan 7 Oktober 2021.

Kegiatan yang dilakukan 3 sesi ini dengan jumlah peserta 45 orang ditambah 5 orang cadangan.

“Tujuannya adalah untuk evaluasi yang dilakukan oleh Pemerintah dalam pemetaan mutu sistem pendidikan dasar dan menengah dengan menggunakan instrumen AMK, survei karakter dan survei lingkungan belajar,” ungkap Drs. Anwar, M.Pd selaku Kepala SMPN 31 Makassar saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (7/10/21).

Iapun berharap kegiatan ini berjalan dengan lancar.

“Semoga pelaksanaan kegiatan ini berjalan dengan lancar dengan dukungan jaringan internet yang stabil dan server pusat juga stabil,” harapnya.

Sekedar diketahui, asesmen Kompetensi Minimum (AKM) merupakan penilaian kompetensi mendasar yang diperlukan oleh semua peserta didik untuk mampu mengembangkan kapasitas diri dan berpartisipasi positif pada masyarakat. Kompetensi yang dinilai mencakup kecakapan berpikir logis-sistematis, kemampuan bernalar menggunakan konsep serta pengetahuan yang telah dipelajari, serta keterampilan memilah dan mengolah informasi.

AKM menyajikan masalah-masalah dengan beragam konteks yang diharapkan mampu diselesaikan oleh peserta didik dengan menggunakan kompetensi literasi membaca dan numerasi. AKM juga dimaksudkan untuk mengukur kompetensi secara mendalam, bukan hanya penguasaan konten.

(*)

Pos terkait