Diduga Oknum Polisi Berlagak Preman, OPM Geruduk Polda Sulsel

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Sulselberita

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Makassar, – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Organisasi Pergerakan Mahasiswa (OPM) menggelar aksi unjuk rasa (Unras) di Polda Sulsel, Rabu (06/010/21).

Aksi yang diikuti ratusan lebih massa menuntut oknum kepolisian yang melakukan tindakan Premanisme untuk segera dicopot.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Jendral Lapangan, Ari Salim dalam orasinya menuntut oknum kepolisian yang berinisial J segera Mungkin dicopot.

“Oknum kepolisian yang berinisial j yang bertugas di Polsek Mamajang dan istirnya yang diduga selalu mengamuk dan mengeluarkan kata-kata kotor bahkan memukul salah satu warga, untuknya itu wajib diberikan ganjaran,” terannya.

Ari Salim juga menegaskan meminta Kapolda Sulsel mencopot Kapolrestabes Makassar.

“Saya juga minta Kapolda Sulsel agar Kapolrestabes Makassar untuk segera dicopot karena besar dugaan adanya pembiaran terhadap anggotanya,” tegas Ari.

Aksi yang sempat bersitegang dengan Kepolisian, membuat arus lalu lintas disekitar Polda Sulsel macet

Sementara itu, Kompol Edi Sabhara yang menemui massa aksi mengatakan akan secepatnya menindaklanjuti kejadian ini.

“Aspirasi kami terima, segera mungkin kami akan tindaklanjuti,” katanya.

Adapun tuntutan dari DPP OPM yaitu :
1. Copot dan berhentikan oknum kepolisian yang melakukan tindakan Premanisme.
2. Copot Kapolrestabes Makassar.
3. Mendesak Kapolda melakukan tes urin kepada oknum polisi beserta istrinya.

Pos terkait