Proyek Betonisasi Jalan Laikang di Duga Gagal Konstruksi, Koalisi 5 LSM Geruduk Kantor PU Takalar

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW - Bupati dan Wakil Bupati Takalar - Sulselberita

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Takalar , Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang tergabung dalam koalisi AKSI AKTIVIS MARBO BERSATU. yang berasal dari kecamatan mangarabombang kabupaten takalar, hari ini menggeruduk kantor dinas PU dan menyampaikan aspirasinya. Kamis (17/6/2021).

Para pimpinan dari 5 LSM tersebut bergantian melakukan  rorasi di depan Kantor Dinas PU Kabupaten Takalar, yang dikawal ketat oleh puluhan aparat kepolisian.

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Dalam aspirasi yang disampaikan  adalah untuk menindak lanjuti oknum yang diduga terlibat serta menyalahgunakan wewenang dalam pekerjaan jalan betonisasi ruas jalan CIKOANG-LAIKANG, yang menhabiskan anggaran lebih dari r Milyar yang bersumber dari dana DAK.

Adapun LSM yang turut menyampaikan orasinya masing masing
-LSM DPP PEMANTIK
-LSM DPP BARAPI
-LSM DPP PASIR PUTIH
-LSM DPP ARAK
-LSM DPP ARMADA,

Dalam orasi beberapa jenderal lapangan menuntut semua yang berkepentingan dalam pekerjaan jalan betonisasi tersebut agar bertanggung jawab dalam pekerjaan ini, termasuk penjabat pembuat komitmen ( PPK ) konsultan perencanaan dan konsultan pengawas.

Adapun beberapa tuntutan aksi koalisi LSM marbo bersatu , yaitu :
1. Menolak pekerjaan Betonisasi jalan poros CIKOANG-LAIKANG.
2. Black List PT Valantey Kontruksi.
3. Jangan dibayarkan 100%.
4. Kadis PU, Kabid Bina Marga, PPK dan pengawas harus bertanggung jawab.

Lanjut’ salah seorang jenderal lapangan dalam menyampaikan orasinya, kegagalan proyek jalan beton ini karena tidak adanya pengawasan dalam pekerjaan jalan betonisasi tersebut, sehingga kwalitas mengakibatkan jalan Betonisasi poros CIKOANG-LAIKANG yang menggunakan dana 4,4 Milar lebih ini diangga gagal kontruksi, “ucapnya.

Ombel

Pos terkait