Diduga Terjadi Pencemaran Lingkungan oleh PT GMS, Masyarakat Pemuda Kecamatan Laonti akan Gelar Aksi Unjuk Rasa

HUT ke-81 RI Bupati dan Wakil Bupati Takalar

HUT ke-81 RI Ketua DPRD Takalar

SULSELBERITA.COM. Kendar – Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Kec. Laonti (IPPEAMALA)bersama beberapa aktivis lingkungan hidup, akan menggelar aksi unjuk rasa di Kota Kendari pada Jum’at (4/05/2021)

Hal itu dibeberkan langsung oleh ketua ( IPPEAMALA) “ANHAR” iya benar, kami akan menggelar aksi unjuk rasa bersama beberapa pemuda, aktivis dan masyarakat kecamatan laonti

Bacaan Lainnya

HUT ke-81 RI ody Riyan Saputra - Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar

dr. Ruslan Ramli, M. Adm. Kes, HUT Ke-81 RI

Bansuhari Said - Camat Pattallassang Kabupaten Takalar

HUT ke-81 RI Ayatullah Rawatib - Plt. Camat Polongbangkeng Selatan

Firmansyah Habsi - Lurah Pappa Kecamatan Pattallassang - Takalar

dr. irmayani, HUT Ke-81 RI

Himbaun Pasang Bendera Merah Putih HUT ke-81 RI

Aksi unjuk rasa tersebut merupakan respon masyarakat Laonti terkait aktivitas penambangan yang telah merusak lingkungan, yaitu mencemari lautan.

Seperti diketahui sebelumnya adanya insiden kapal tongkang nyaris tenggelam diperairan laut Laonti Kabupaten konawe selatan dan diduga mencemari perairan laut, yang kemudian diketahui kapal tongkang tersebut merupakan milik PT.GMS yang hendak mengantar ore nikel ke morosi berdasarkan pengakuan dari salah satu pihak perusahaan PT. GMS.

Saat ditemui awak media, Anhar, selaku ketua (IPPEAMALA) membenarkan hal tersebut. Dirinya mengatakan bahwa perusahaan tambang yang tengah beroperasi di kampungnya adalah PT. Gerbang Multi Sejahtera (GMS).

“Kami akan mengungkapkan ke khalayak umum semua fakta-fakta pelanggaran yang di lakukan oleh PT. GMS. Direktur Utama PT. GMS harus bertanggung jawab penuh atas pencemaran laut yang di lakukan perusahaannya”, ungkap Anhar.

Sementara itu, terpisah Muh. Hidayat, selaku tokoh pemuda Kec. Laonti, saat di hubungi melalui whatsapp, dirinya mengungkapkan sangat mendukung aksi tersebut dan akan ikut memobilasasi massa sebanyak-banyaknya.

Menurutnya”Sudah lama tambang di Laonti itu beroperasi,tentu kerusakan lingkungan tidak akan terhindarkan. Keluhan-keluhan dari warga setempat juga sudah banyak sekali”

Red||
Perwakilan sultra ( HENDRA)

Pos terkait